ragam

Baru Keluar Langsung Open War, Ahok Blunder Sumpahi Oma 82 Tahun Menyesal Karena Tidak Memilih Ganjar-Mahfud

Kamis, 8 Februari 2024 | 19:46 WIB
Ahok kampanyekan Ganjar Mahfud usai lepas jabatan dari Komut PT Pertamina Persero ((instagram @kartinasoekarnofoundation))

“Dari hasil pantauan Puspenpol di TikTok, Video Viral FYP Pak Ahok dengan seorang lansia berusia 82 tahun mendapat respon negatif dari Netizen TikTok. Netizen menyayangkan sikap Pak Ahok yang berbicara dengan nada tinggi dan arogan dengan ibu itu. Hal ini juga berpotensi menggerus suara Ganjar Mahfud khususnya dari segmen kelompok minoritas” tuturnya.

Baca Juga: Kebun Raya Bogor Gelar Gathering Kelas Edukasi Tabulampot Bersama Guru SD Se Kota Bogor

Adrian melanjutkan, demonisasi yang dilakukan Ahok terhadap Jokowi dan Prabowo patut disesalkan oleh netizen, mengingat Ahok sebelumnya pernah berkampanye bersama Jokowi untuk posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta dan mendapat dukungan dari Prabowo Subianto.

“Banyak Netizen juga menyayangkan sikap Ahok yang menjelekkan Presiden Jokowi dan Pak Prabowo, padahal Ahok dulu maju di DKI Jakarta bersama pak Jokowi didukung oleh Pak Prabowo juga kan, dan bisa jadi Gubernur juga menggantikan Pak Jokowi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Direktur Strategis Puspenpol menyampaikan penyesalan atas perilaku Ahok. Setelah keluar dari penjara, ia menjabat sebagai Komisaris Pertamina, namun kini ia mengkritik Jokowi dan pemerintah.

“Beliau bebas penjara waktu itu juga masih diberi kesempatan untuk menjadi Komisaris Utama Pertamina berkat kepercayaan pak Jokowi mengingat kinerja Ahok sebelumnya. Namun kini disayangkan, karena Pilpres pak Ahok menjadi penyerang pemerintah dan sahabatnya sendiri, orang yang banyak mendukung dan membantunya, orang itu adalah Pak Jokowi,” tandasnya.

Baca Juga: Tingginya Kepedulian Pada Bisnis Berkelanjutan, Penggunaan Energi Hijau Meningkat 148%

Mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Pertamina untuk Mendukung Ganjar-Mahfud; Tanggung jawab tersebut diberikan kepada Ahok oleh Jokowi setelah keluar dari penjara terkait kasus penodaan agama.

Ahok sudah mengumumkan pengunduran dirinya dari PT. Pertamina (Persero) efektif 2 Februari 2024. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menyatakan mengundurkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta sebelumnya menggantikan Pertamina.

Diakuinya, sudah lama berniat mundur dari jabatan komisaris Pertamina, namun penundaan RUPS memberinya peluang.

Diberitakan, pada 25 November 2019, Presiden Joko Widodo mengangkat Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina, beberapa bulan setelah bebas dari penjara pada 24 Januari 2019 karena tuduhan penodaan agama.

Meski Ahok saat ini menjadi salah satu oknum yang justru menyerang Presiden Joko Widodo demi memenangkan pasangan 03, Ganjar Pranowo & Mahfud MD, namun Ahok dipercaya menduduki posisi Komisaris Utama saat itu karena kinerjanya yang baik dan bertanggung jawab.(*) 

 

 

 

Halaman:

Tags

Terkini