ragam

Fincoin, Aplikasi Baru yang Libatkan Masyarakat Danai Perfilman Tanah Air

Senin, 27 Februari 2023 | 09:07 WIB
Aplikasi Bizhare dari Fincoin danai subsektor film

JURNAL METROPOLITAN - Empat film mendapat pembiayaan dalam pembuatan film melalui Fincoin. Pembiayaan film tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bizhare dan Adhya Group.

Keempat film tersebut adalah Mantra Surugana (Horror), Sutradara/Director: Dyan Sunu Prastowo; The Hole/Bolong (Horror), Sutradara/Director: Hanung Bramantyo; Tulang Belulang Tulang (Drama/Comedy), Sutradara/Director: Sammaria Sari Simanjuntak dan Romeo Ingkar Janji (Drama/Romance), Sutradara/Director: Emil Heradi.

Seperti dikutip laman kemenparekraf.go.id Deputi Bidang Industri Dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menyebut bahwa subsektor film kerap menjadi kendalam dalam pembiayaan.

Baca Juga: Billy Davidson Hadiri Rilis Film 'Ant-Man and The Wasp: Quantumania' Bareng Paul Rudd, Wow Ini Kesan-kesannya

Di sisi lain ia menyebut saat ini film lokal sedang tinggi peminatnya. Sementara biaya yang dibutuhkan tidak sedikit.

Sedangkan CEO Bizhare, Heinrich Vincent mengharapkan dengan adanya kemitraan tersebut menjadi kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah dan pengusaha perfilman serta masyarakat.

Pembuatan keempat film diketahui menelan biaya sebanyak Rp50 miliar, Sebanyak Rp40 miliar pendanaannya dilakukan oleh Adya Group sementara Rp10 miliar dananya akan diperoleh dari pembiayaan dari penggunaan aplikasi Bizhare.

Dengan Bizhare masyarakat diajak untuk berpartisipasi menjadi investor dalam program pembiayaan pembuatan empat film tersebut.

Baca Juga: Enam Calon Pengganti Graham Potter. Siapa yang Paling Cocok?

Melalui aplikasi Bizhare, masyarakat bisa memilih jenis film yang bisa didanai. Tak perlu khawatir mengenai pelaporan keuangan termasuk laporan perkembangan bisnisnya karena bisa dipantai secara aman dan transparan.

Dengan adanya model baru pembiayaan perfilman ini diharapkan dapat berdampak pada penciptaan lapangan pekerjaan yang lebih banyak.

Sebagai informasi, tercatat subsektor film, animasi dan video pada tahun 2021 menyumbang Rp2,69 triliun PDB Indonesia.***

Tags

Terkini