ragam

Amandemen yang Memantau Berat Badan di Sekolah Diprotes Warganet Korea

Kamis, 29 September 2022 | 06:35 WIB
Menghitung berat badan ideal. (Ruswanti)

JURNAL METROPOLITAN - Warganet Korea ramai membahas mengenai amandemen berat badan di sekolah. Hal ini terpantau pada Rabu 28 September 2022 kemarin.

Seperti dikutip koreaboo.com, menyebutkan ada postingan di salah satu komunitas online terbesar Korea tentang kelebihan berat badan.

Postingan itu mengaitkan berat badan dan amandemen undang-undang yang memungkinkan sekolah memantau siswa dengan berat badan berlebih.

Baca Juga: Aaliyah, Makin Percaya Diri dan Cantik

Menurut penulis posting, amandemen mengamanatkan bahwa sekolah menimbang dan mengukur siswa sepanjang tahun ajaran.

Jika seorang siswa dianggap kelebihan berat badan, undang-undang tersebut memungkinkan sekolah untuk mendaftarkan siswa tersebut dalam program kesehatan.

Sementara OCED, Organisasi Untuk Kerjasama Ekonomi Dan Pembangunan menampilkan data, sekitar 4% dari populasi dewasa Korea mengalami obesitas, dan sekitar 30% kelebihan berat badan.

Amandemen yang diunggah tersebut mengundang tanggapan dari warganet dan berunjuk rasa menentang amandemen tersebut.

Baca Juga: Aktor Namgoong Min dan model Jin Ah Reum Menikah Bulan Depan

Warganet menyatakan bahwa sekolah berpotensi membahayakan anak-anak. Sekolah bisa memaksa mereka untuk mendaftar dalam program.

Amandemen tersebut juga berpotensi menyebabkan intimidasi lebih lanjut terhadap anak-anak yang kelebihan berat badan.

Salah satu yang diprotes warganet adalah mengapa tidak membayar keanggotaan gym siswa saja?

Usulan ini (memantau berat badan) dapat membuat siswa kelaparan saat makan siang dan pesta makan di rumah. Ini adalah waktu yang sensitif bagi siswa, jadi pihak berwenang harus lebih berhati-hati.*

Tags

Terkini