ragam

Durian Sumbersari Jadi Unggulan Sentra Durian dari Blitar

Rabu, 15 Februari 2023 | 11:00 WIB
Durian Sumbersari dari Kabupaten Blitar

JURNAL METROPOLITAN - Jawa Timur punya catatatan menarik soal durian. Durian nyatanya menjadi penyumbang pemasukan pendapatan asli daerah bagi Jawa Timur.

Selama tahun 2022 data BPS menyebut bahwa Jawa Timur berhasil menghasilkan sebanyak 419.848,87 ton. Panen durian itu diperoleh dari Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Blitar.

Kabupaten Pasuruan merupakan daerah paling banyak menghasilkan panen durian yakni 113,407,75 ton. Sementara Kabupaten Blitar berhasil mencatatkan 14,356,20 ton.

Baca Juga: Tempat Kuliner di Chiang Mai Ini Sajikan Makanan Halal

Kabupaten Blitar belum lama ini menggelar festival durian yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Festival durian yang diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 10 Februari hingga 12 Februari 2023 tersebut sekaligus menandai bahwa Blitar memang menjadi sentra durian.

Pada kesempatan festival durian itu Gubernur Khofifah berkesempatan mengenalkan varietas baru durian yang tumbuh di Desa Sumbersari Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Sesuai nama daerah, Gubernur Khofifah pun memberikan nama Durian Sumbersari. Khofifah mengatakan bahwa Durian Sumbersari merupakan durian unggulan yang setara dengan durian asal Malaysia Black Thorn.

Baca Juga: Rizal Djibran Dilaporkan KDRT, Sarah Sebut Ada Kekerasan Seksual

Menurut Khofifah yang mengaku sebagai pencinta durian bahwa Durian Sumbersari memiliki cita rasa durian yang legit manis.

Khofifah tak salah memberi nama Durian Sumbersari yang didasarkan tempat tumbuhnya durian. Hal itu lazim dilakukan dan banyak durian di Indonesia yang menggunakan nama daerah tempat durian tumbuh tersebut.

Seperti yang terjadi di Sumatera Barat, ada durian yang diberi nama durian Parak Kopi karena duriannya tumbuh di kebun kopi. Parak dalam bahasa Minang berarti kebun.

Ada juga durian Lereng atau Tebing karena pohon duriannya tumbuh di lereng atau tebing. Tapi ada juga durian di Sumatera Barat yang diberi nama sesuai nama leluhur sebagai tanda penghormatan seperti durian Datuk Sati.

Baca Juga: Empat Kampung Wisata di Kota Yogyakarta, Bisa Belajar Gamelan dan Borong Kerajinan Kulit

Halaman:

Tags

Terkini