Sunset di Kebun Hadirkan Berbagai Program Hijau bagi Pengunjung, Sampaikan Pesan Konservasi Melalui Musik

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 28 Mei 2025 | 10:00 WIB
Sunset di Kebun Raya Cibodas (Dims)
Sunset di Kebun Raya Cibodas (Dims)

JURNALMETROPOLITAN.com - Sunset di Kebun kali ini menghadirkan beberapa line up yang dibagi dalam dua hari penampilan.

Hari pertama, Sabtu, 24 Mei 2025 menghadirkan penampilan dari Nadin Amizah, Lomba Sihir, Perunggu, Vierratale, RRAG dan Loz Garelloz.

Sedangkan pada hari kedua, Minggu, 25 Mei 2025 akan ada penampilan dari D’Masiv, Bernadya, Ecoutes, HiVi!, Swellow dan Eressa. Mereka tampil bergantian dimulai sejak pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

Managing Director Kebun Raya, Marga Anggrianto mengatakan m, Sunset di Kebun memiliki nilai dan daya tarik tersendiri. Hal yang membedakan Sunset di Kebun dengan pertunjukan lainnya adalah dengan mengusung tema music show with green, conservation, and culture movement.

Baca Juga: Bukan Konser Biasa, Sunset di Kebun Raya Bogor Ajak Gen Z Jaga Konservasi Alam Lewat Musik

Penonton akan diajak pada suasana lebih dekat dengan musisi favoritnya, nuansa lebih intim akan terasa, penonton lebih santai menikmati alunan musik yang lebih mendalam.

"Bahkan sang musisi pun akan turut berbaur dengan penonton di sejuknya suasana sore hari Kebun Raya," katanya, Minggu, 25 Mei 2025.

Ia menyebut, Sunset di Kebun yang dimulai sejak tiga tahun lalu tetap menyuarakan pesan konservasi dan lingkungan.

Berbagai program hijau pun dihadirkan bagi para pengunjung Sunset di Kebun.

Baca Juga: Indeks Kebahagian Keluarga di Kota Bogor terus Meningkat

Paket Cinta

Ada beberapa rangkaian kegiatan menarik yang sesuai dengan sub program dari Sunset di Kebun. Salah satu program terbaru dari event ini adalah paket cinta, program interaktif yang mengajak #SunsetPeople untuk saling bertukar pesan, bisa berupa ucapan, ungkapan, atau perasaan yang ingin disampaikan satu sama lain.

Lewat cara yang mudah dan unik, setiap pesan akan dimoderasi agar tetap sopan, positif, dan menyenangkan bagi semua.

Program ini juga membawa kita bernostalgia ke masa lalu, saat orang berkirim surat lewat kantor pos. Selain berbagi pesan, Paket Cinta juga menghidupkan kembali cerita dan sejarah kantor pos sebagai bagian dari budaya komunikasi yang penuh makna.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X