"Aku mencintainya, susah senang bersama. Sesuai janji nikah," ungkap Beby.
Pada saat Onad diperiksa dalam kasus narkoba, Beby mengaku sudah terbiasa untuk selalu ikut bersama suaminya dalam situasi apa pun.
"Aku ikut temani Onad pada saat itu, karena dari dulu ke mana pun dia pergi, aku selalu ikut, tanya saja teman-teman dekatnya," tuturnya.
"Ke mana pun dia, aku ikut, apalagi kasus seperti ini," imbuh Beby.
Beby Merasa Onad Tak Bisa Mandiri
Bukan tanpa alasan, Beby ternyata enggan meninggalkan Onad saat itu, lantaran merasa sang suami tak mampu hidup mandiri.
"Aku menemani dia seharian, karena aku merasa dia (Onad) tidak mandiri," terang Beby.
"Iya, aku sempat bilang, biarkan aku saja yang selesaikan semua urusannya, tapi dia bilang 'aku harus ikut', gitu," timpal Onad.
Terlebih, saat Onad berada dalam tekanan saat diperiksa polisi, Beby bersikukuh ingin berada di sampingnya.
"Iya, karena bagi aku, apapun yang terjadi, aku ingin ada di samping dia," terang Beby.
"Kalau nggak begitu, dia nggak akan kuat, dia nggak bisa mandiri," tukasnya.(*)
Artikel Terkait
Pengakuan Elon Musk, soal Alasan Pamit ke Donald Trump hingga Dugaan Matanya Lebam Gegara Narkoba
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu dan 2.000 Liquid Vape Narkoba dari Malaysia, Pengendali Masih Buron
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Tembakau Sintetis Senilai Rp21 Miliar, 9 Tersangka Ditangkap dan Gudang di Cikarang Terungkap