Dr. Dan Kiley pertama kali mencetuskan istilah ini pada awal tahun 1980-an.
Kiley mengidentifikasi dan menganalisis penyebab dan gejala sindrom Peter Pan, suatu kondisi yang digambarkannya sebagai keadaan psikologis dan emosional seseorang.
Hal itu yang disebabkan oleh faktor lingkungan yang terutama berasal dari lingkungan orang tua dan sosial-ekonomi seorang anak laki-laki, terlebih, saat ia tumbuh menjadi dewasa.
"Ayah memiliki peran kunci dalam pertumbuhan dan perkembangan putra mereka," ungkap Kiley sebagaimana dikutip dari The Fifth Medium, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
"(Hal itu) karena anak laki-laki mencari bimbingan dan disiplin dari ayah mereka untuk memahami batasan dan mempelajari perilaku emosional dan sosial yang tepat," tambahnya.
Dalam analisanya, jika seorang ayah bersikap dingin, acuh tak acuh, dan terputus dari putranya, maka suatu kepercayaan tidak akan berkembang.
Anak laki-laki kemudian akan beralih ke ibunya yang mungkin akan terlalu memanjakan putranya sehingga menghambat kemampuannya untuk sepenuhnya mengembangkan pola pikir disiplin yang diperlukan untuk pertumbuhannya.
"Jika membiarkan perilaku kekanak-kanakannya terus berlanjut, ia akan frustrasi dengan dorongan putranya untuk mandiri dan mengambil risiko," terang Kiley.
"Lalu, meninggalkannya untuk mengurus dirinya sendiri sebelum ia siap," tandasnya.
Rasa Dendam dan Saling Menyalahkan
Berdasarkan penelitian observasionalnya sebagai seorang psikolog, Kiley mengklaim anak laki-laki yang tumbuh di keluarga yang kerap menunjukkan rasa dendam dan saling menyalahkan, ia lebih cenderung mengembangkan sindrom Peter Pan.
Kiley menyebut, seringkali orang tua ini akan tetap berada dalam hubungan yang tidak sehat dan terputus karena tekanan sosial atau keluarga dan menjaga penampilan di luar rumah.
"Untuk mengatasi ini, seorang ibu akan melakukan kompensasi berlebihan di lingkungan rumah tangga dan bergantung pada putranya, terutama putra sulung, untuk dukungan emosional," jelasnya.
Artikel Terkait
Pengakuan Elon Musk, soal Alasan Pamit ke Donald Trump hingga Dugaan Matanya Lebam Gegara Narkoba
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu dan 2.000 Liquid Vape Narkoba dari Malaysia, Pengendali Masih Buron
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Tembakau Sintetis Senilai Rp21 Miliar, 9 Tersangka Ditangkap dan Gudang di Cikarang Terungkap