"Dan saya enjoy aja ngejalanin semuanya itu. Kita bikin asyik asyik aja,” jawab Agi, menyebut rahasia di balik sukses bisnisnya.
Baca Juga: UU KUHPidana, DPP KAI: Kontroversi dan Membelenggu Hak Asasi Manusia
Ditambahkan, sebuah karya menjadi perbincangan publik bahkan menjadi viral kadang lahir dari proses kreatif yg sederhana, simpel.
Tapi dikerjakan dengan penuh suka cita bahkan mengalir seperti aliran ide ide kreatif. Sesuatu kadang nggak di duga duga, menjadi karya fenomenal.
Dia mengambil contoh lagu-lagu hits, seperti iwak Peyek, Oplosan, Dermaga Biru dll dilahirkan dari sebuah proses kreatif yang tidak rumit.
Baca Juga: Pencarian Dihentikan, Basarnas Nyatakan 4 Korban Longsor Hilang di Maros Sulsel
“Dalam bisnis itu jangan dibikin rumit. Kita jalanin enjoy, tanpa beban. Mengalir, tapi tetap kita pikirkan, kita konsepin".
"Sesekali bikin terobosan, atau lompatan, tapi tetap berpijak pada proses. Dan yang lebih penting bisnis kreatif itu adalah kolaboratif,” kata Agi.
Uniknya, Agi Sugiyanto tak berlatar belakang musik, melainkan jurnalis. Dia pernah menjadi reporter Warta Kota, koran kota Kompas Gramedia Grup. ***
Artikel Terkait
Semifinal Indonesia vs Vietnam, PSSI Minta Suporter Jaga Keamanan Agar Sukses dan Lancar
Jelas-jelas Penggemarnya Nyatakan Rasisme, Eh Lazio Enaknya Bantah Lecehkan Rasial Umtiti dan Lameck
Aston Villa Kontrak Gelandang Jordan Nobbs dari Arsenal
Dikritik Barcelona, Argentina dan Belanda, Wasit Lahoz Putuskan Pensiun
Inilah 16 Tim yang Lolos Copa de Rey
Stadion Lazio Ditutup Usai Pelecehan Rasis Penggemar di Lecce
Petritoli, Kota di Italia yang Molek dan Minim Bising
Bighit Music: Penggemar Jin BTS Diminta Tak Kirim Surat atau Hadiah
Makan Siang Enak di Jakarta Cek
Wisata Kopi, Menambah Khazanah di Lokasi Terbaik di Bali