JURNAL METROPOLITAN - Selama beberapa minggu terakhir, Bandara Internasional King Abdulaziz Arab Saudi, bandara Haji Barat rancangan SOM Jeddah telah diubah menjadi landmark budaya baru yang menjadi latar belakang digelarnya Islamic Arts Biennale perdana.
Seperti dikutip designboom.com, landmark yang merupakan besutan peraih penghargaan Giò Forma Architects dan Black Engineering tersebut telah bekerja sama untuk membangun kompleks biennale.
Kompleks biennale yang dicoba diwujudkan adalah dengan membayangkan adanya ruang sebagai kumpulan volume beton dan rongga yang berpusat di sekitar alun-alun air yang tenang.
Baca Juga: Datangi Tempat wisata Danau Toba Hari Ini Ada Pemandangan Tak Biasa
Hal ini untuk membawa pengunjung melalui perjalanan yang menggugah menjelajahi warisan Islam.
Kompleks tersebut memadukan masa lalu dan masa kini, yang seolah berdialog dengan berani mengekspresikan kemandirian dalam identitas visualnya.
Mengadopsi tata letak grid terminal berdasarkan ekspresi baru, para arsitek pada kompleks tersebut berusaha menjalin volume individu di seluruh ruang dengan kepekaan terhadap situs dan festival.
Hal itu merupakan usaha untuk 'menjadi tuan rumah dan menekankan seni dan bukan untuk membatasi atau membayanginya.'
Baca Juga: Taman MIA Museum Qatar Adakan Bazaar, Bisa Belanja Sekaligus Nikmati Tepi Laut yang Indah
Kompleks biennele tersebut sekarang telah dibuka untuk umum dan Islamic Arts Biennale akan berlangsung hingga 23 April 2023 mendatang.
Studio Italia Giò Forma Architects dan studio Black Engineering menggunakan tipologi dan suasana terminal Haji Bandara Internasional King Abdulaziz dalam membangun kompleks biennele tersebut.
Selain itu desain arsitekturnya juga menerjemahkan dialog harmonis terminal antara kekosongan dan volume, kedalaman dan perspektif, yang berpadu dengan eksplorasi kontras, komposisi dan materialitas.
Juga terinspirasi lebih lanjut oleh modularitas struktur tenda yang ada, proyek ini pun dibentuk oleh serangkaian volume individual yang disusun dalam komposisi dinamis yang memandu pengunjung dalam perjalanan yang kaya melalui budaya dan sejarah.***
Artikel Terkait
Bandara Purbalingga Siap Layani Kembali Penerbangan Komersil
Masjid-masjid di Dunia Ini Wajib Dikunjungi Umat Islam
Bandara Hamad Layananan Internetnya Makin Mentereng
Sudah Ribuan Tahun Wafat, Wali Ini Masih Didoakan Umat Islam
Ke Kota Toronto Lebih Irit Naik UP Express