internasional

Jangan Coba-Coba, Pakaian Ini Dilarang Keras Dikenakan di Beberapa Negara

Sabtu, 7 Januari 2023 | 12:00 WIB
Bendera Negara Korea Utara

JURNAL METROPOLITAN - Jangan coba-coba kenakan celana panjang bagi perempuan di Korea Utara. Jika ketahuan melanggar aturan itu maka akan mendapat hukum berat.

Tak hanya Korea Utara yang menerapkan larangan para kaum hawanya mengenakan celana panjang. Negara di Afrika, Sudan, juga melakukan hal serupa dengan Korea Utara. Jadi jangan coba-coba kenakan celana panjang jika tak mau dihukum berat.

Negara seperti Korea Utara tidak hanya melarang warga perempuannya mengenakan celana panjang. Secara umum Pemerintah Korea Utara sebenarnya menolak budaya kapital dan melarang segala bentuk budaya kapital. Jadi jangan coba-coba berbusana ala negara kapital.

Baca Juga: Yuni Shara tetap Bugar, Ini Resepnya

Seperti disebut India Times, menolak budaya kapital di Korea Utara termasuk pula melarang warganya berpakaian bermerek.

Nah, jadi jangan coba-coba mencari orang di Korea Utara yang mengenakan celana jin ketat atau jin robek.

Di Korea Utara juga tak ada warganya yang menindik hidung dan bibir. Atau bergaya rambut spikes, mullet, dan rambut yang diwarnai.

Serupa dengan Korea Utara, ada negara Iran yang melarang warganya mengenakan dasi. Hal ini juga lantaran pempimpinan negara itu menyangkutpautkan penggunaan dasi dengan penyebaran budaya barat yang ditentang di sebarluaskan di Iran.

Baca Juga: Drama Korea The Glory Diminati Penonton Ilegal Tiongkok

Beberapa negara juga melakukan aturan ketat berbusana terkait dengan upaya pemerintah tersebut dalam memerangi budaya yang diperkirakan bisa merusak moral.

Seperti dalam upaya memerangi perilaku menyimpang yaitu transeksual atau gay negara Arab Saudi, Kuwait dan Sudan sehingga melarang kaum laki-laki mengenakan busana yang menyerupai busana perempuan.

Dikutip Travel Earth, negara Arab Saudi, Kuwait dan Sudan melarang laki-laki mengenakan pakaian menyerupai perempan untuk menghindari laki-laki berperilaku seperti perempuan.

Larangan seperti itu dilakukan untuk mengampanyekan perang melawan perkembangan kaum transeksual atau gay.***

Tags

Terkini