Gegara Orang Ini, Makan Telur Mentah Disukai di Jepang

photo author
Aliefien Sutopo, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 30 Desember 2022 | 10:40 WIB
Tamago Kake Gohan - Makan Telur Mentah dengan Nasi (net)
Tamago Kake Gohan - Makan Telur Mentah dengan Nasi (net)

JURNAL METROPOLITAN - Makan telur mentah dengan nasi? Itu hal yang biasa untuk menu sarapan pagi orang Jepang.

Seperti dikutip tsunagujapan.com orang Jepang yang memperkenalkan makan telur mentah adalah Kishida Ginko. Kishida Ginko merekomendasikan makan telur mentah kepada orang lain atau saat Kishida Ginko mengenalkannya dengan 'keiran'ae', nasi dengan telur mentah, garam dan paprika merah.

Sejak saat itu banyak yang mengikuti Kishida Ginko makan telur mentah dengan nasi. Bahkan telur mentah sekarang ini banyak disukai penggemar makanan dari luar Jepang.

Baca Juga: Tokyo Adakan Proyek Redesain Toilet

Makan telur mentah atau biasa disebut tamago kake gohan (TKG) bagi sebagian orang barangkali akan mempertanyakan apakah aman makan telur mentah?

Kebiasaan mengonsumsi telur mentah oleh orang Jepang tampaknya telah dimulai pada Zaman Meiji (1868 – 1912) yang menyajikan hidangan sederhana berupa telur mentah di atas nasi.

Setelah itu, hidangan lain yang menggunakan telur mentah lahir, seperti sukiyaki, tsukimi udon (telur mentah di atas mi kental), dan kaisendon (hidangan semangkuk nasi dengan makanan laut sering diberi telur mentah di atasnya).

Perihal aman atau tidaknya makan telur mentah maka jawaban pastinya adalah aman. Hal ini terkait bagaimana telur mentah itu diproduksi.

Baca Juga: Jepang Ajak Berwisata ke Pulau Pemuja Kucing Tashirojima

Peternakan unggas di Jepang tunduk pada peraturan yang ketat, termasuk tindakan pengendalian infeksi seperti mencegah ayam bersentuhan dengan hewan lain.

Pasokan pakan ayam juga dikontrol secara ketat oleh “UU Jaminan Keamanan dan Peningkatan Kualitas Pakan”.

Setelah telur dikumpulkan, telur dibawa ke GP Center untuk diperiksa dan disortir sebelum dicuci, disterilkan, dan dilakukan proses lain untuk memastikan keamanan pangan.

Selanjutnya telur dikemas dan didistribusikan. Kontrol atas unggas dan telur ini untuk mencegah risiko kontaminasi salmonella.

Baca Juga: Pemburu Kuliner Meksiko Saat di Jogja Kudu Datang ke Tempat Ini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aliefien Sutopo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X