JURNAL METROPOLITAN - Polisi menangkap seorang pria yang dimelakukan pembunuhan terhadao 10 mayat yang ditemukan di dalam van dalam sebuah penangkapan barikade polisi setelah pria bersenjata membunuh 10 orang di festival Tahun Baru Imlek.
Seorang pria bersenjata yang diburu oleh polisi karena membunuh 10 orang di sebuah studio dansa ballroom di tengah perayaan Tahun Baru Imlek dilaporkan telah "menembak dan bunuh diri" setelah dihentikan oleh petugas untuk menghentikan lalu lintas.
Cuplikan di ABC 7 menunjukkan sebuah van putih dikelilingi oleh dua van SWAT lapis baja. Polisi sebelumnya mengatakan tertarik dengan "van kargo putih" yang terlihat di area penembakan.
Baca Juga: Imlek Tahun Kelinci, Ini Deretan Bintang KPop yang Miliki Shio Ini
Menurut jurnalis Telegram Long Beach Press, Kristy Hutchings, tersangka bunuh diri.
Dia tweeted malam ini: "Baru dikonfirmasi dengan sumber anonim dalam penegakan hukum bahwa tersangka di van putih menembak dan bunuh diri setelah menepi untuk menghentikan lalu lintas pagi ini."
Pihak berwenang belum mengkonfirmasi apakah orang yang meninggal itu adalah pria bersenjata itu.
Sheriff LA County Robert Luna mengatakan penembakan di Star Ballroom Dance Studio di Monterey Park menyebabkan lima wanita dan lima pria tewas dan melukai 10 orang lainnya pada hari Minggu 22 Januari.
Kemudian 20 hingga 30 menit kemudian, seorang pria bersenjata memasuki Lai Lai. Ballroom di dekat Alhambra.
Luna mengatakan masih belum jelas apakah peristiwa itu ada kaitannya.
Seorang tersangka laki-laki Asia memasuki klub Alhambra dengan senjata, dan orang-orang merebut senjata itu darinya sebelum dia melarikan diri, kata Luna.
Sheriff menolak mengatakan jenis senjata apa yang ditemukan di Alhambra. Dia mengatakan para penyelidik yakin senjata yang digunakan di Monterey Park bukanlah senapan serbu.
Baca Juga: Ada 10 Fakta Tentang Imlek, Tahun Baru China yang Harus Kamu Tahu