JURNAL METROPOLITAN - Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 yang dilaksanakan di Qatar awalnya memberi keraguan pada penggemar dan pendukung timnas Inggris dan Wales.
Mereka menyoroti mengenai aturan yang berlaku bagi warga asing yang datang ke Qatar untuk menyaksikan Piala Dunia Qatar 2022.
Terkait hal itu mantan pemain tim nasional Inggris John Barnes mengatakan bahwa setiap orang harus menghormati hukum, adat istiadat, tradisi, dan budaya Qatar selama Piala Dunia Qatar 2022.
Baca Juga: Selama 20 Tahun Menanti, Timnas Senegal Wakili Afrika di 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di surat kabar Inggris The Times, John Barnes mengatakan bahwa Qatar telah mengundang semua orang ke Piala Dunia 2022.
Meski di sisi lain, undangan itu diberengi dengan adanya penghormatan terhadap cara, hukum, dan budaya Qatar.
Karena alasan itu muncul propaganda Barat untuk melawan penyelenggaraan Piala Dunia Qatar 2022.
John Barnes menyebut Qatar yang sudah berkembang lebih dari 20 tahun membuktikan sebaliknya. Sehingga para peneriak itu lanjut John Barnes kini tak lagi berkoar.
Baca Juga: Penggemar Bola yang Datang Langsung ke Piala Dunia Qatar 2022 Jadi Magnet Pariwisata
John Barnes menegaskan bahwa situasi di Qatar saat ini lebih baik terutama pada bidang perumahan, fasilitas, dan upah.
John Barnes, pernah bermain dalam 79 pertandingan internasional bersama timnas Inggris antara 1983 dan 1995.***
Artikel Terkait
Timnas Uruguay Bawa Sendiri Daging Sapi untuk Persediaan Makan selama Piala Dunia Qatar 2022
Selenggarakan Peragaan Busana Terbesar, Qatar Lakukan Ini
Timnas Mana Saja yang Masuk Final Piala Dunia Qatar 2022, Ini Prediksi Kaka
Angklung Semarakkan Acara Budaya Piala Dunia Qatar 2022
Penggemar Bola yang Datang Langsung ke Piala Dunia Qatar 2022 Jadi Magnet Pariwisata