JURNAL METROPOLITAN - Hingga Rabu (8/2/2023) media gulf-times menyebut korban tewas akibat gempa besar yang melanda Turki dan Suriah naik menjadi lebih dari 9.500 orang.
Sementara tim penyelamat masih terus berusaha mencari korban selamat yang terjebak untuk hari ketiga.
Pejabat dan petugas medis setempat mengatakan 6.957 orang tewas di Turki dan 2.547 di Suriah, sehingga total menjadi 9.504.
Baca Juga: Qatar Gelar Lelang Kuda untuk Lestarikan Ras Kuda Arab Unggulan
Gempa di Turki dan Suriah magnitudo 7,8 yang terjadi pada Senin (6/2/2023) mengundang empati termasuk Qatar.
Diketahui masyarakat Bulan Sabit Merah Qatar (QRCS) mengalokasikan USD1 juta dari Dana Tanggap Bencana untuk memulai intervensi bantuan darurat untuk kepentingan orang-orang yang terkena dampak gempa di Turki dan Suriah utara.
Kampanye kemanusiaan penggalangan dana senilai USD10 juta juga diluncurkan untuk memperluas intervensi bantuan dalam perawatan kesehatan, tempat berlindung, air dan sanitasi, serta makanan.
Misi perwakilan QRCS di Turki mengerahkan empat klinik keliling di Idlib, Al Dana, pedesaan Aleppo barat, dan Jisr Al Shughur menyediakan layanan medis darurat (EMS) dan dukungan psikologis bagi orang-orang yang terkena dampak di tempat penampungan sementara.
Baca Juga: Wisata ke Turki Cek Info Pentingnya
Personel lapangan misi tersebut telah berkontribusi dalam operasi pencarian dan penyelamatan di Suriah.
QRCS berencana untuk mengerahkan profesional medis spesialis dari Doha ke Suriah utara, untuk memberikan EMS kepada para korban.
Juga untuk mendukung rumah sakit dan pusat kesehatan dalam spesialisasi bedah umum, pengobatan darurat, ortopedi, pediatri, oftalmologi, anestesi, dan kesehatan mental.***
Artikel Terkait
Soroti Adegan Reborn Rich, Warganet Asal Turki Kecewa
Wisata Pantai dan Gunung di Turki, Pesona Tiada Tara
83 Gempa Susulan Terjadi di Laut Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Turki: 2.316 Orang Tewas, 13.293 Luka-luka, 10 Kota Lumpuh
45 Negara Gabung Bantu Penyelamatan Korban Reruntuhan Gempa Turki-Suriah