Virus Polio Serang Bocah di Kabupaten Pidie, Dinkes Ajak Masyarakat Imunisasi

photo author
Aliefien Sutopo, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 23 November 2022 | 13:20 WIB
Petugas kesehatan memberikan vaksin polio dan campak kepada anak balita saat imunisasi di Pos Yandu Harapan Ibu, Kampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Aceh, Rabu (4/11/2020).  (antara)
Petugas kesehatan memberikan vaksin polio dan campak kepada anak balita saat imunisasi di Pos Yandu Harapan Ibu, Kampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Aceh, Rabu (4/11/2020). (antara)

JURNAL METROPOLITAN - Dinas Kesehatan Provinsi Aceh akan melakukan imunisasi massal polio pada 28 November di Kabupaten Pidie, selama seminggu.

Imunisasi massal polio tersebut diadakan setelah adanya temuan penyintas polio di Kabupaten Pidie dan dinyatakan kejadian luar biasa (KLB).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh dr Hanif mengatakan pelaksanaan vaksinasi massal ini menjadi langkah preventif pemerintah dalam mencegah penularan virus polio usai ditemukannya satu kasus di Aceh.

Setelah tidak ditemukan pada anak-anak lainnya yang tertular virus polio, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi respon terhadap KLB.

Baca Juga: Tahun 2023, DFSK Produksi Mobil Listrik di Indonesia dengan Harga Terjangkau

Imunisasi akan berlanjut untuk keseluruhan Aceh dimulai pada 5 Desember. "Kita melakukan polio tetes yang ditujukan kepada seluruh anak di bawah umur 12 tahun,” ungkap Hanif.

Mengantisipasi polio tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga melakukan imbauan kepada warga DKI Jakarta untuk melekukan pencegahan terhadap virus polio.

Cara paling tepat mencegah virus polio adalah dengan membawa anak untuk menerima Imunisasi.

Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat paling efektif dan efisien dalam mencegah beberapa penyakit menular berbahaya.

Baca Juga: Grandluky Ke-5 Hadir di Pantai Indah Kapuk

Sejarah telah mencatat besarnya peranan vaksinasi dalam menyelamatkan masyarakat dunia dari kesakitan, kecacatan bahkan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Pemberian Polio Tetes (bivalent Oral Polio Vaccine/bOPV) diberikan pada bayi usia 1-4 bulan dan Polio Suntik (Inactivated Polio Vaccine/IPV) pada usia 4 bulan memberikan perlindungan penuh terhadap virus Polio.

Seperti diketahui pada tahun 2014, Indonesia telah dinyatakan bebas polio dengan virus polio liar tipe 2.

Juga disebut telah mengalami eradikasi (pembasmian penyakit menular) pada tahun 2015 dan virus tipe 3 telah dinyatakan eradikasi pada tahun 2019.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aliefien Sutopo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Peduli Pelanggan, PLN Cek kWh Meter Demi Keselamatan

Selasa, 6 Februari 2024 | 09:45 WIB

5 Perbedaan Antara Jaringan 4G dan 5G, Yuk Pelajari!

Kamis, 14 September 2023 | 13:00 WIB
X