Kabarnya, kabut itu juga menjadi salah satu strategi Gajah Mada mempertahankan kerajaan dari musuh semasa berperang.
Lantaran kabut yang begitu tebal, musuh pun bakal tak kuasa melakukan aktivitas hingga penyerangan. Hal itu disebut-sebut sebagai salah satu kesaktian Gajah Mada yang begitu berperan bagi kerajaan.
Gajah Mada menciptakan kabut tebal yang menyelimuti Trowulan tersebut yakni dengan membaca serangkaian doa hingga mantra khusus.
Disebut-sebut, kabut tebal Trowulan yakni berasal dari Kiai Pagawal. Secara khusus, kabut tersebut diturunkan langsung dari Gunung Arjuno hingga Anjasmoro guna menutupi Majapahit.***
Artikel Terkait
Mau Tahu? Jawa Timur Punya Banyak Kuliner Tahu
Pantai Pasir Kencana, Tempat Wisata Asyik Tak Jauh dari Alun-alun Kota Pekalongan
Menuju Tempat Wisata Ini Lewati Pemandangan Cakep, Makin Seru Jika Berada di Atas Cafe
Tempat Wisata Curug Bengkawah Bisa Sekalian Seru-seruan Susur Sungainya
Skywalk Kebayoran Lama, Jembatan yang Bikin Mudah Menuju Tempat Wisata di Jakarta