JURNALMETROPOLITAN.com -- Respon aduan warga terkait banyaknya puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun alun Kota Bogor, Bima Arya mengatakan rencana untuk membangun jalur hijau yang akan berada di antara pedestrian Alun-alun Kota Bogor dan Jl Kapten Muslihat.
Langkah ini bertujuan untuk mengatasi masalah angkot yang berhenti di sana dan aktivitas berjualan PKL di pedestrian.
"Memang harus ada sistem di sini. Makanya nanti akan kita bangun pembatas ruang hijau di sini, untuk membatasi supaya tidak berjualan dan tidak ngetem. Kemudian ada celukan di situ untuk angkot," jelas Bima Arya saat ditemui di Alun alun Kota Bogor, Minggu 1 Oktober 2023
Baca Juga: Bima Arya Sidak PKL di Alun Alun, Pedagang Mendadak 'Menghilang'
"Ini kan pengunjung ini perlu makan, perlu minum, ini kita akan bangun tempat makan, tempat minum di dalam (di alun-alun), supaya PKL itu masuk ke dalam (alun-alun) semua, tidak ada di luar. Jadi akan direlokasi ke dalam alun-alun yang memang sudah lama berjuang di luar. Akan ada dua titik, kemungkinan Jl Nyi Raja Permad akan jadi opsi untuk kuliner juga," beber Bima Arya
Sebelumnya, berita telah melaporkan bahwa puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) telah mendominasi kawasan Alun Alun Kota Bogor, khususnya di Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Bahkan, PKL menjual barang dagangan mereka di atas trotoar atau pedestrian, yang menghalangi pejalan kaki.(*)
Artikel Terkait
Ungkap Peredaran Narkotika, Polresta Bogor Kota Tangkap 34 Pelaku Dalam Sebulan Terakhir
Kasus Bayi Tertukar di Bogor Selesai, Sang Anak Resmi Kembali Kepada Orang Tua Biologisnya
Banyak PKL dan Angkot 'Mangkal' Sembarangan, Kondisi Alun Alun Kota Bogor Dikeluhkan Warga