Pj Wali Kota Bogor Tinjau Tiga Titik Rawan Banjir di Dua Kecamatan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 6 Desember 2024 | 13:12 WIB
Pj Wali Kota Bogor Tinjau Tiga Titik Rawan Banjir di Dua Kecamatan (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
Pj Wali Kota Bogor Tinjau Tiga Titik Rawan Banjir di Dua Kecamatan (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

"Sedangkan air itu melintas sesuai dengan jalur yang dilewati sejak ribuan tahun lalu. Tapi akhirnya ada lingkungan binaan, yaitu manusia, yang tinggal di situ, membangun rumah, dan sebagainya, sehingga aliran air alami ini, badan-badan air alami ini, mengecil, menyempit, terjadi sedimentasi," jelas Hery.

Ditambah lagi, perubahan tata guna lahan di hulunya menyebabkan air banyak langsung masuk ke saluran tanpa sempat meresap di hulu, sehingga meningkatkan debit air.

Jadi, menurut Hery, gabungan antara cuaca ekstrem, debit air yang meningkat, badan air yang kapasitasnya terbatas, dan budaya masyarakat yang mungkin ikut berkontribusi—seperti perilaku buang sampah sembarangan—menyebabkan badan air tidak bisa menampung debit air, terutama ketika masuk cuaca ekstrem.

Solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir, disampaikan Hery, adalah normalisasi saluran, membuat embung, atau dengan upaya menata kembali sempadan sungai.

Baca Juga: KPU Kabupaten Bogor Tetapkan Hasil Suara Pilbup 2024, Ini Hasilnya!

"Kalau untuk penataan sempadan sungai, membuat embung, atau kolam retensi, ya harus ada lahan yang dibebaskan," ujarnya.(*)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X