Waduh! Mozes Kallem Beserta Rombongan Diintimidasi oleh OTK usai Pasang Plang Kepemilikan Lahan di Bogor

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 10 Desember 2024 | 20:18 WIB
Waduh! Mozes Kallem Beserta Rombongan Diintimidasi oleh OTK usai Pasang Plang Kepemilikan Lahan di Bogor (Istimewa / Jurnalmetropolitan.com)
Waduh! Mozes Kallem Beserta Rombongan Diintimidasi oleh OTK usai Pasang Plang Kepemilikan Lahan di Bogor (Istimewa / Jurnalmetropolitan.com)

Lah, sejumlah OTK itu pun tidak mau menyebutkan apa yang ditanya oleh Deolipa.

"Gak perlu tahu nama saya, keluar sekarang," tambah OTK itu lagi.

Baca Juga: 5 Fakta Kasus Penembakan Bos Asuransi Kesehatan di AS, Salah Satunya Petunjuk pada Selongsong Peluru

"Santai dulu. Bicara baik-baik. Kami paham. Gini ya," kata Deolipa Yumara.

"Keluar kalian," balas OTK itu lagi.

Merasa ucapan yang keluar dari sejumlah OTK itu semakin keras, Deolipa pun cukup geram.

"Sebentar, saya cerita dulu. Saya boleh bicara gak?" tanya Deolipa kepada OTK tersebut.

"Kasih saya kesempatan. Saya bicara dulu," tambah Deolipa lagi.

Baca Juga: RK-Suswono Merapat ke MK demi Siapkan Bukti Gugatan Pilkada DKI Jakarta 2024 Usai Kalah Suara dari Pramono-Doel

Selanjutnya, mendengar hal itu, beberapa OTK itu pun terdiam.

Deolipa akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan duduk perkara dirinya bersama Mozes ada di lahan itu.

Menurut Deolipa, sengketa atas lahan ini sudah beberapa kali dilakukan upaya mediasi, akan tetapi tak ada titik temu.

"Ini telah kita negosiasikan lama dengan MNC, namun hingga sekarang belum dibayar. Padahal dokumen telah mereka pegang, jadi ini kita minta supaya lahan ini dibayar," kata Deolipa.

Akhirnya, Deolipa pun menyampaikan beberapa pesan kepada sejumlah OTK tersebut.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Sembari Tahan Tangis, Miftah Maulana Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X