Setelah itu pengunjung dapat meninggalkan area Kebun Raya Bogor untuk menjalakan aktifitasnya di luar area Kebun Raya Bogor. Seperti tahun sebelumnya, mayoritas jamaah berasal dari masyarakat area sekitar Kebun Raya Bogor, terkadang di hadiri oleh para pejabat di Kota Bogor.
Baca Juga: Kabar Gembira! Biskita Trans Pakuan Bogor Segera Beroperasi Kembali
Untuk Shalat Idul Fitri tahun ini, akan diimami oleh Wildan Alwi, juara MTQ Internasional. Sementara untuk khotib hadir Prof Dr Endin Mujahidin, MSi, yang saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.
Pada pelaksanaan tahun 2024, jamaah yang hadir berkisar 2000 orang, jamaah datang dengan tertib dan mengalir sejak pukul 05.30 WIB hingga 07.00 WIB.
“Kami berharap tahun ini jamaah Shalat Idul
Fitri dapat lebih khusyuk dan nyaman dengan melaksanakan shalat di area Kebun Raya Bogor dimana dikeliling oleh aneka tumbuhan hayati yang mengiringi jamaah melaksanakan shalat Idul Fitri. Kami juga berharap pada jamaah setelah melaksanakan shalat Idul Fitri dapat bersilahturahmi dengan keluarga dirumah,” ujar Zaenal yang juga merupakan Wakil Ketua DKM Masjid Kifayatul Abidin Kebun Raya Bogor.
Selain shalat Idul Fitri di kebun, selama masa libur lebaran Kebun Raya Bogor menghadirkan bazar yang telah rutin dilakukan setiap tahunnya dengan nama Taman Hari Raya. Dalam mempersiapkan masa libur lebaran Kebun Raya Bogor juga melakukan beragam peningkatan fasilitas umum dan menambah jumlah sumber daya manusia (SDM) agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.
Taman Tumbuhan Qur’an
Tidak jauh dari lokasi Shalat Idul Fitri, Anda bisa menemukan Taman Tumbuhan Qur’an, taman edukasi yang dibangun utnuk memperkenalkan sekaligus mengedukasi pengunjung mengenai tumbuhantumbuhan yang disebut di dalam Al-Quran. Taman ini berlokasi di area sekitar Masjid Masjid Kifayatul Abidin yang berada di Kebun Raya Bogor.
Hadirnya taman ini terinspirasi dari buku Plants of the Qur’ān (Shahina A. Ghazanfar, ilustrasi botani oleh Sue Wickison, Kew Publishing tahun 2023) yang menyebutkan beberapa jenis tumbuhan dalam Al-Qur’an yang menandakan pentingnya dan relevansinya karena tumbuhan tersebut diketahui kegunaannya.
Baca Juga: Kondusivitas saat Ramadan, Pemkot Bogor Berhasil Sita 1.800 Botol Miras
Ada lima jenis tumbuhan utama yang paling banyak disebut dalam Qur’an yang ditanam di area utama, kelima jenis ini menandakan lima waktu sholat dan jumlah 17 pohon yang menandakan jumlah raka’at.
Kelima tumbuhan tersebut yang pertama ada Ficus carica L. atau lebih dikenal dengan sebutan buah tin (ara atau fig).
Selanjutnya ada Punica granatum L. atau lebih akrab disebut delima (pomegranate), Tumbuhan lainnya adalah Vitis vinifera L. atau dikenal dengan anggur (grape). Ketiga tumbuhan ini, ditanam sebanyak 4 pohon yang menandakan waktu sholat dzuhur, ashar dan isya.
Tumbuhan lainnya adalah Phoenix dactylifera L. atau lebih dikenal kurma (date palm). Tumbuhan ini ditanam sebanyak 2 pohon yang menandakan waktu sholat shubuh. Terakhir adalah tumbuhan Olea europaea L. atau lebih dikenal sebagai olive/zaitun. Tumbuhan ini ditanam sebanyak 3 pohon yang menandakan waktu shalat magrib.
Artikel Terkait
Pecah! Ramadan di Kebun Raya Bogor Dipadati Ribuan Pengunjung, Diisi Artis Papan Atas Tanah Air!
Indah! Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Kembali di Akhir Ramadan
Taman Begonia, Konservasi dan Daya Tarik Eduwisata Baru di Kebun Raya Bogor