Indah! Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Kembali di Akhir Ramadan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 24 Maret 2025 | 08:15 WIB
Indah! Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Kembali di Akhir Ramadan (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
Indah! Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Kembali di Akhir Ramadan (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Salah satu koleksi bunga bangkai Kebun Raya Cibodas mekar untuk kedua kalinya di tahun ini. Individu yang mekar kali ini memiliki keunikan tersendiri karena mekar dalam dua tahun berturut-turut dan tidak sesuai dengan fase berbunga yang ada (4 tahun sekali).

Bunga yang mekar ini merupakan hasil semaian biji yang ditanam pada 2004 dari induk tanaman koleksi No.28 yang berasal dari Sungai Manau, Batang Suliti, Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Sumatera Barat, yang dikoleksi oleh Alm. R. Subekti Purwantoro, dkk.

Bunga bangkai atau Amorphophallus titanum Becc saat ini merupakan koleksi Kebun Raya Cibodas dengan nomor koleksi 76 yang mekar saat ini merupakan koleksi Kebun Raya Cibodas dengan nomor koleksi 76. Tanaman tersebut mekar untuk yang ke empat kalinya setelah sebelumnya mekar pada 2016, 2020 dan 2024.

Baca Juga: Dedie Rachim, Menhut, dan Gubernur Jabar Tanam 50.000 Bibit Pohon

Menurut data hasil pemantauan dari unit pengelolaan koleksi ilmiah Kebun Raya Cibodas, tunas mulai teramati pada 18 Januari 2025. Bunga ini mekar sempurna tepat pada Jumat malam (21/03) pukul 22.25 WIB dengan tinggi spadiks 313 cm dan lebar spathanya 142 cm.

Peneliti Ahli Muda Direktorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah KKI Kebun Raya Cibodas, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Destri mengatakan, jika bunga yang saat ini mekar hanya mengalami fase dorman (istirahat) dan melewatkan fase berdaun (vegetatif) sehingga setelah bunga mekar pada April 2024, kemudian mengalami dorman selama 8 bulan dan kembali berbunga di tahun 2025 ini.

Indah! Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Kembali di Akhir Ramadan
Indah! Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Kembali di Akhir Ramadan (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

Adapun fase normal tumbuhan dewasa A. titanum setelah berbunga seharusnya mengalami fase dorman – berdaun – dorman – berbunga – dorman – berdaun, dan seterusnya, sehingga satu individu membutuhkan 3-4 tahun untuk bisa berbunga lagi setelah bunga terakhir.

Baca Juga: Pecah! Ramadan di Kebun Raya Bogor Dipadati Ribuan Pengunjung, Diisi Artis Papan Atas Tanah Air!

“Jadi spesimen no 76 ini diperkiraan akan berbunga pada 2028 bukan tahun 2025 setelah terakhir mekar tahun 2024, dan salah satu kemungkinan penyebabnya adalah karena kondisi tanaman yang subur dan sehat sehingga mampu menyimpan cadangan makanan yang berlebih di dalam umbi sehingga mencukupi untuk berbunga kembali tanpa fase vegetatif dengan ukuran bunga juga lebih tinggi tiga cm dari bunga sebelumnya,” ujar Destri.

Tanaman yang termasuk keluarga Araceae (talas-talasan) ini merupakan tanaman asli Indonesia yang endemik dari Sumatera. Tanaman ini pertama kali ditemukan oleh Dr. Odoardo Beccari pada tahun 1878 di sekitar air terjun Lembah Anai, Sumatera Barat.

Amorphophallus titanum juga memiliki keunikan tersendiri yaitu selain memiliki aroma yang khas seperti bau bangkai juga mempunyai perbungaan terbesar di dunia atau disebut sebagai the giant inflorescent in the world.

Baca Juga: Ramadan Seru di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor, Hadirkan Berbagai Kegiatan Menarik untuk Pengunjung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X