Pemkot Bogor Tindaklanjuti Banjir Lintasan di Jalan Malabar Ujung

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 29 April 2025 | 23:05 WIB
Dedie Rachim Tindaklanjuti Banjir Lintasan di Jalan Malabar Ujung (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
Dedie Rachim Tindaklanjuti Banjir Lintasan di Jalan Malabar Ujung (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menindaklanjuti laporan warga terkait banjir lintasan di Jalan Malabar Ujung, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, dengan melakukan mapping penyebabnya dan langsung melakukan penanganan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, beserta jajaran serta perangkat daerah di wilayah meninjau langsung penanganan antisipasi agar tidak terjadi lagi banjir lintasan.

Mereka menyusuri aliran drainase sekaligus melakukan sosialisasi kepada warga yang melakukan aktivitas niaga di atas saluran air.

"Pak, ini kan saluran air, ya. Di atas ini nanti jualannya mundur ya, karena ini akan kita normalisasi," ucap Dedie Rachim kepada seorang pedagang, Selasa (29/4/2025).

Baca Juga: Pemkot dan PN Bogor Kolaborasi Tingkatkan Layanan Perubahan Data Warga

Dedie Rachim menjelaskan, bahwa hasil dari mapping, penyebab banjir lintasan adalah adanya sampah yang menumpuk dan menyumbat saluran air.

Jika dilihat, memang di sekitar lokasi terdapat aktivitas niaga yang berada di atas saluran air.

Bahkan ketika petugas dari Dinas PUPR melakukan normalisasi dengan pengerukan saluran air, ditemukan berbagai sampah yang tersangkut serta sedimentasi yang hingga pukul 15.48 telah diangkut sebanyak 4 pikap.

"Iya, jadi ternyata permasalahannya ada sampah dan ada bangunan yang menghalangi saluran air," ucap Dedie Rachim.

Baca Juga: Penyelesaian Masalah Hukum, Pemkot dan Kejari Kota Bogor Kembali Berkolaborasi

"Sedia payung sebelum hujan", untuk mengantisipasi agar tidak terjadi banjir lintasan di area tersebut, Wali Kota Bogor mempersiapkan saluran air agar bisa mengalirkan air ke sungai yang berada di Jalan Sancang dan Bogor Baru.

Di lokasi yang sama, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menyatakan bahwa dari hasil mapping, keberadaan saluran air tidak mampu menampung air hujan.

Selanjutnya, ketika ditelusuri, terdapat saluran air yang tersumbat oleh sampah dan bangunan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X