Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan pelaksanaan ini juga menjadi rangkaian dari kegiatan penutupan Hari Jadi Bogor HJB ke-543.
"Sidekah Bumi ini bagian dari tradisi masyarakat di Bogor yang luar biasa dan harus kita lestarikan. Sehingga warga Lembur Sawah harus bisa terus menjaga kelestarian alam lingkungan juga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan. Bukan hanya kegiatan rutin setiap tahun, tapi nilai ini harus diwujudkan dalam sikap perilaku keseharian," kata Dedie Rachim.
Baca Juga: KPK Tangkap Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting Jadi Tersangka Suap Proyek Jalan Rp231 Miliar
Dari sisi potensi pertanian, Kelurahan Mulyaharja ini diistilahkan sebagai "Surga Yang Tersisa" di Kota Bogor, karena memiliki potensi alam serta pertanian yang masih ada di wilayah perkotaan.
"Hasil buminya luar biasa, ada pisang, talas, umbi-umbian, jahe, lengkuas, hasil ladang perkebunan, dan padi serta banyak lagi hasil bumi lainnya," ujarnya.
Dedie Rachim berharap, ke depan ini bisa menjadi kampung budaya seperti Lembur Pakuan, sehingga kelestarian alam dan tradisi budayanya bisa terus terjaga.(*)
Artikel Terkait
Harumkan Nama Bangsa, Atlet Hapkido Kota Bogor Siap Bertanding di Kejuaraan Asean di Yogyakarta
Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara, Enam Atlet Hapkido Kota Bogor Sumbang 4 Emas untuk Jawa Barat
Pesan Cinta Bumi dari Kota Bogor Melalui Helaran HJB ke-543