JURNALMETROPOLITAN.com - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bertolak ke Vienna, Austria bersama dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Bupati Bintan, Roby Kurniawan, Selasa (1/7/2025).
Kedatangan tiga kepala daerah ke "Negara Musik" ini untuk mewakili Indonesia Dalam Forum Wali Kota ke-14 World Cities Summit (WCS) 2025 yang akan berlangsung dari tanggal 2–4 Juli 2025.
Kehadiran ketiganya menjadi representasi penting bagi Indonesia dalam pertemuan para pemimpin kota dunia yang bertujuan membahas tantangan dan solusi perkotaan global.
Baca Juga: PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan
"Forum eksklusif ini hanya mengundang wali kota dan pemimpin kota terpilih dari seluruh dunia. Ini bertujuan untuk mempertemukan para pemangku kepentingan kota global dalam membahas tantangan perkotaan masa depan, berbagi solusi inovatif, serta memperkuat jejaring kerja sama antarkota," ungkap Dedie Rachim di Vienna, Austria.
Dedie Rachim menambahkan, forum wali kota ini merupakan bagian penting dari World Cities Summit yang diselenggarakan oleh Centre for Liveable Cities (CLC) dan Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura.
Mengangkat tema “Kota Layak Huni dan Berkelanjutan: Solusi Lokal, Dampak Global”, forum ini menyoroti peran strategis kota dalam menghadapi tantangan global, seperti perubahan iklim, urbanisasi, ketimpangan sosial, dan kebutuhan akan inovasi perkotaan.
Baca Juga: Resmi Dilantik Sebagai Sekda, Denny Mulyadi Akan Akselerasi Program Prioritas Kota Bogor
"Dalam forum ini, para delegasi akan mengikuti berbagai sesi diskusi strategis, presentasi studi kasus, serta kunjungan lapangan ke sejumlah proyek unggulan kota Vienna, seperti Karl-Marx-Hof, Seestadt Aspern, Nordbahnhof, dan Danube Island, yang merupakan contoh sukses dalam pengembangan kawasan perkotaan berkelanjutan," ungkap Dedie Rachim.
Sebanyak lima subtema utama diangkat dalam forum ini, yakni:
• Penyediaan perumahan terjangkau melalui kebijakan dan pendanaan inovatif.
• Layanan kota yang andal dan efisien.
• Kolaborasi dan kemitraan kota dalam jaringan global untuk berbagi pengetahuan.
• Percepatan transisi energi melalui perencanaan kota yang efisien.
• Pengelolaan air perkotaan untuk memperkuat ketahanan iklim.
Dedie Rachim menuturkan, bahwa keikutsertaan Kota Bogor dalam forum ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendorong tata kelola kota yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, serta memperkuat posisi Kota Bogor dalam jaringan kota global.
Artikel Terkait
Menjadi Narasumber Hearing Dialog, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Ketahanan Keluarga adalah Kunci Pembangunan Manusia
RAT Koperasi PKK Kota Bogor, Yantie Rachim Dorong Transparansi Dalam Pengelolaan Koperasi
Resmi Dilantik Sebagai Sekda, Denny Mulyadi Akan Akselerasi Program Prioritas Kota Bogor