JURNALMETROPOLITAN.com - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memimpin rapat koordinasi penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kota Bogor Tahun 2025 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin (14/7/2025).
Dalam arahannya, Jenal Mutaqin meminta seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk meningkatkan SPM, terutama yang berkaitan dengan layanan pendidikan, administrasi kependudukan, dan kesehatan.
“Karena ini (SPM) akan menjadi ukuran keberhasilan Pemerintah Kota Bogor selama dipimpin oleh Dedie-Jenal. Tentu dari tangan para kepala OPD yang bertugas, SPM kita harus meningkat,” kata Jenal Mutaqin.
SPM ini, sambung Jenal Mutaqin, sebagai parameter dari target dan capaian yang akan dituju Pemkot Bogor.
Jenal Mutaqin menyoroti dan menekankan, jika SPM tidak terukur dan fokus, maka jangan harap segala pelayanan yang baik akan terwujud. Tentu harus ditambah dengan faktor transparansi dan akuntabilitas.
“Termasuk nanti Pak Sekda, kita minta laporan SKPD mana yang kurang gercep yang masuk di Triwulan II. Karena bagaimanapun hebatnya wali kota dan wakilnya, jika tidak didukung oleh OPD, jangan harap akan berhasil,” tegas Jenal Mutaqin.
Baca Juga: Bukan Lagi Kemenag, Begini Kata Istana soal BP Haji Bakal Ambil Alih Penyelenggaraan Haji 2026
Jenal Mutaqin menegaskan bahwa peningkatan SPM ini minimal akan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang baik di Kota Bogor.(*)
Artikel Terkait
Menjadi Narasumber Hearing Dialog, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Ketahanan Keluarga adalah Kunci Pembangunan Manusia
Resmi Dilantik Sebagai Sekda, Denny Mulyadi Akan Akselerasi Program Prioritas Kota Bogor
Wali Kota Bogor Dedie Rachim Wakili Indonesia Dalam Forum WCS 2025 di Vienna