JURNALMETROPOLITAN.com - Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University menggelar soft launching Gedung Inkubator Bisnis Halal di kawasan Science Techno Park (STP) IPB University, Taman Kencana, Kota Bogor, Rabu, 26 November 2025.
Fasilitas baru ini merupakan bagian dari program Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Techno Park (PRIME STeP), sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat ekosistem serta kapasitas riset dan inovasi nasional.
Program tersebut dijalankan melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan dukungan pembiayaan dari Asian Development Bank (ADB).
Baca Juga: Diduga Rampas SHM Jaminan Hutang, Kades Muktijaya Dilaporkan Kuasa Hukum Korban
Acara soft launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Rektor IPB University sekaligus Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan STP IPB, termasuk mendorong realisasi Gedung Inkubator Bisnis Halal sejak ide awalnya dirumuskan.
Prof. Arif menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini melalui proses panjang.
“Proses mewujudkan gedung ini tidak sebentar, ini mimpi panjang. Namun mimpi itu kemudian kami terjemahkan menjadi proposal, lalu diajukan ke berbagai pihak,” ujarnya.
Proposal pembangunan disetujui pada 2021, disusul groundbreaking pada 2023, dan konstruksinya berlangsung sepanjang 2024–2025 hingga akhirnya dilakukan soft launching.
Baca Juga: Gaungkan Konservasi Pesisir Melalui Musik, Sunset di Pantai 2025 Dipadati Ribuan Penonton!
Menurut Prof. Arif, konsep Gedung Inkubator Bisnis Halal IPB terinspirasi dari Chulalongkorn University di Thailand, kampus terkemuka yang telah memiliki halal center meski berada di negara dengan mayoritas penduduk non-muslim.
“Karena mereka punya visi sebagai kitchen of the world, mereka mengembangkan halal center untuk mendampingi UMKM agar bisa menghasilkan produk halal dan mendistribusikannya ke negara-negara Timur Tengah dan negara-negara muslim,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut menunjukkan adanya perusahaan-perusahaan Indonesia yang justru melakukan uji halal di Thailand.
Fakta itu menjadi alasan kuat bagi IPB untuk membangun fasilitas halal yang lebih maju, apalagi IPB merupakan tempat lahirnya pionir gerakan halal melalui LPPOM MUI sejak 1990-an.
Artikel Terkait
Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Alumni IPB Berkontribusi Lebih Besar untuk Kota Bogor dan Indonesia
Dedie Rachim Buka Muscab DPC IPB, Dorong Integrasi IPB dan Kota Bogor
Dedie Rachim Hadiri Pengukuhan DPC HA IPB, Bahas Akses Jalan Baru ke Kampus IPB