Curhat Penjual Es Gabus yang Sempat Dituduh Pakai Bahan Spons: 30 Tahun Berjualan, Mimpi Pergi Umrah Bersama Istri Tercinta

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:55 WIB
Sudrajat, pedagang es gabus asal Bogor, saat menerima kunjungan influencer Malaysia Aisar Khaled. (Foto: Instagram.com/@aisar_khaledd)
Sudrajat, pedagang es gabus asal Bogor, saat menerima kunjungan influencer Malaysia Aisar Khaled. (Foto: Instagram.com/@aisar_khaledd)

JURNALMETROPOLITAN.com - Seorang pedagang es gabus alias es jadul, Sudrajat sempat viral di media sosial usai sempat dituduh menggunakan bahan spons dalam barang dagangannya.

Tuduhan itu dilayangkan sejumlah anggota polisi-TNI terhadap Sudrajat, dan kini telah berakhir damai setelah oknum aparat tersebut mengaku salah atas tuduhannya yang diklaim tidak berdasar.

Kini, sejumlah kalangan pejabat publik dan artis ramai mendatangi kediaman Sudrajat di Bogor, Jawa Barat.

Salah satunya, influencer asal Malaysia, Aisar Khaled yang bersimpati atas kesabaran Sudrajat dalam menghadapi ujian tersebut.

Baca Juga: Kelompok Pegiat Anti Korupsi Bedah Dugaan Pelanggaran Terkait Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi

"Silaturahmi bapak penjual es gabus, 50 tahun bertahan demi keluarga," ungkap Aisar sebagaimana dilansir dari unggahan Instagramnya @aishar_khaledd, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Perjalanan 30 Tahun Dagang Es Gabus

Dalam kunjungannya ke rumah Sudrajat, Aisar menanyakan tentang perjuangan sang pedagang es gabus menghidupi keluarganya.

"Sudah berapa lama berjualan es gabus?" tanya Aisar.

"Kurang lebih sekitar 30 tahun, dalam sehari dapat penghasilan 10-30 ribu," ungkap Sudrajat.

Bermimpi Pergi Umrah bersama Istri

Terlihat dalam cuplikan video itu, Sudrajat mengaku sempat bermimpi pergi menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci.

"Saya bermimpi ingin pergi umrah, bersama istri," tuturnya.

Mendengar hal itu, Aisar lalu mengungkapkan keinginannya untuk mengantarkan Sudrajat bersama sang istri pergi umrah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X