Siap Digelar! JAZZ HUJAN: Merayakan Keintiman Musik dan Menggerakkan Ekonomi Kreatif Kota Bogor

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:58 WIB
JAZZ HUJAN: Merayakan Keintiman Musik dan Menggerakkan Ekonomi Kreatif Kota Bogor (dims / jurnalmetropolitan.com)
JAZZ HUJAN: Merayakan Keintiman Musik dan Menggerakkan Ekonomi Kreatif Kota Bogor (dims / jurnalmetropolitan.com)

 

JURNALMETROPOLITAN.comJAZZ HUJAN hadir sebagai sebuah perayaan musik yang menawarkan lebih dari sekadar hiburan. Mengusung konsep intimate experience, acara ini menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat dan personal, di mana musik menjadi medium untuk mempererat hubungan emosional antara musisi dan penonton.


JAZZ HUJAN merupakan sebuah inisiatif dari Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim, bersama Ibu
Yantie Rachim, yang bertujuan menghadirkan ruang budaya berkualitas sekaligus mendorong
pertumbuhan sektor seni dan ekonomi kreatif di Kota Bogor. Acara ini diharapkan dapat tumbuh
menjadi event ikonik tahunan Kota Bogor yang dinanti oleh masyarakat luas.


Penyelenggaraan JAZZ HUJAN dilaksanakan oleh DF & Co dan SET Production, dengan Dinna
Fajrina sebagai Ketua Pelaksana sekaligus Promotor, serta didukung oleh Harlan Bengardi sebagai
Penasihat JAZZ HUJAN.

Baca Juga: Isyaratkan Ketangguhan Hati, Bapak-bapak di Bekasi Ini Mengubah Pilu Jadi Bahagia Meski Rumahnya Terendam Banjir


“JAZZ HUJAN bukan hanya tentang pertunjukan musik, tetapi juga tentang bagaimana sebuah acara budaya mampu menjadi pengungkit ekonomi kreatif. Kami ingin musik menjadi ruang bertemunya seniman, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat, sehingga tercipta dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim/


“Kami berharap JAZZ HUJAN dapat berkembang menjadi event tahunan yang menjadi kebanggaan
Kota Bogor," sambungnya.


Konsep Intimate sebagai Jiwa JAZZ HUJAN


Konsep intimate experience yang menjadi ruh utama JAZZ HUJAN disampaikan langsung oleh
Dinna Fajrina, Ketua Pelaksana sekaligus Promotor acara.


“Bagi kami, intimate bukan sekadar soal jarak antara musisi dan penonton. Ini tentang kedekatan
emosional—bagaimana penonton merasa nyaman, diterima, dan benar-benar terhubung dengan
musik yang disajikan,” jelas Dinna Fajrina.

Baca Juga: Bukan karena Anaknya Belum Mandi, Mpok Asal Bekasi Ini Omelin Banjir Gegara Bikin Rumahnya Becek dan Berlumpur


“Kami ingin suasana yang tercipta terasa hangat dan personal, seperti berkumpul di rumah sendiri
sambil menikmati musik dengan tenang," lanjutnya.


Nilai keintiman ini diterjemahkan secara menyeluruh oleh seluruh tim penyelenggara—mulai dari
petugas keamanan, usher, hingga Liaison Officer (LO)—dalam setiap interaksi dengan penonton,
sehingga pengalaman JAZZ HUJAN terasa utuh, baik di atas maupun di luar panggung.

Bogor yang Guyub sebagai Rumah JAZZ HUJAN

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X