JURNALMETROPOLITAN.com - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak pada rusaknya infrastruktur jalan.
Jalur sepeda motor di Jalan Saleh Danasasmita, yang menghubungkan wilayah Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, dilaporkan kembali mengalami keretakan serius dan penurunan kontur tanah.
Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya longsor susulan atau amblasnya badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengendara.
Baca Juga: BPBD Kota Bogor Tangani 17 Kejadian Bencana Akibat Hujan Deras
Menanggapi situasi darurat tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, langsung menginstruksikan jajaran tim teknis untuk melakukan pengecekan mendalam di lokasi pada hari ini.
"Hari ini saya minta tim teknis mengecek sejauh mana kondisi retakan. Selama pengecekan jalur kita tutup dulu dan apabila masih aman akan kita perbaiki dan boleh dilalui kembali," tegas Dedie Rachim dalam keterangannya dikutip Jumat (30/1/2026).
Penutupan jalur motor di kawasan Batutulis ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi tim ahli dalam mengecek stabilitas tanah di bawah aspal yang terdampak guyuran hujan.
Penurunan kontur tanah yang terjadi menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah untuk menentukan apakah jalur tersebut memerlukan penguatan struktur (turap) atau cukup dengan perbaikan aspal biasa.
Baca Juga: Jenal Mutaqin Dampingi Mendukbangga Tinjau Program Dahsat di Kebon Pedes
Ia menegaskan bahwa pembukaan kembali akses jalan sangat bergantung pada hasil kajian keamanan dari tim teknis di lapangan. Jika dinilai tidak membahayakan jiwa, proses perbaikan akan dilakukan secepatnya agar aktivitas warga Bogor Selatan tidak terganggu lebih lama.
Mengingat lokasi Jalan Saleh Danasasmita berada di area dengan topografi yang cukup dinamis, warga diimbau untuk selalu waspada saat melintas, terutama saat cuaca mendung atau hujan lebat. Untuk sementara, para pengendara motor diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari titik retakan tersebut.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui dinas terkait akan terus memantau titik-titik rawan bencana di seluruh kecamatan guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem terhadap aksesibilitas warga.
Baca Juga: Kota Bogor Raih UHC Award Tahun 2026
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi dalam tinjauannya ke lokasi retakan, menuturkan bahwa perbaikan jalan tersebut akan segera dilakukan sekaligus akan diuji terkait struktur tanah yang mengalami keretakan.
Artikel Terkait
Survei IKUB 2025, Toleransi Antarumat Beragama di Kota Bogor Sangat Tinggi
Siap Digelar! JAZZ HUJAN: Merayakan Keintiman Musik dan Menggerakkan Ekonomi Kreatif Kota Bogor
Kamu Lagi Cari Tempat Liburan di Kota Bogor? Yuk Simak 5 Rekomendasinya!