Polda DIY Sempat Amankan 3 Mahasiswa dalam Aksi Selasa Malam, Langsung Bertemu dengan Rektorat Kampus

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:11 WIB
Sejumlah mahasiswa berunjuk rasa di depan Mapolda DIY pada Selasa malam sebelum situasi sempat ricuh. (Foto: Instagram.com/@poldajogja)
Sejumlah mahasiswa berunjuk rasa di depan Mapolda DIY pada Selasa malam sebelum situasi sempat ricuh. (Foto: Instagram.com/@poldajogja)

JURNALMETROPOLITAN.com - Sejumlah massa menggeruduk Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (Mapolda DIY) pada Selasa malam, 24 Februari 2026.

Akibatnya, ruas jalan Ring Road Utara sempat ditutup sementara sejak pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 20.30 WIB.

Aksi dari kelompok mahasiswa tersebut datang ke Polda DIY sebagai bentuk protes pada institusi Polri usai kasus kematian seorang pelajar karena arogansi anggota Brimob di Tual, Maluku pada 19 Februari 2026.

Salat gaib menjadi rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam aksi tersebut.

“Dengan cara salat gaib dan banyak aksi okupasi ini kita berharap setidaknya Polisi itu akan sadar dan melakukan reformasi,” ucap salah satu peserta, dikutip dari unggahan @humasjogja pada Rabu, 25 Februari 2026.

Baca Juga: Di Balik Polemik Awardee LPDP, Helmy Yahya Justru Cemaskan Fenomena Brain Drain yang Dinilai Tengah Marak Terjadi

Sempat Terjadi Aksi Vandalisme dan Merusak Pagar

Aksi yang awalnya damai dan kondusif berubah menjadi ricuh saat sejumlah orang mulai melakukan vandalisme dengan mencoret dinding Polda DIY.

Sebagian massa juga melakukan pengrusakan pagar, melakukan pelemparan, dan merusak traffic cone.

Setelah berhasil menjebol pagar, massa mulai menyampaikan aspirasi mereka di depan para aparat yang bertugas dan Dirintelkam Polda DIY.

Mengamankan 3 Mahasiswa dan Bertemu Rektor Kampus Terkait

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan dalam keterangannya menyayangkan bahwa aksi tersebut berakhir ricuh dengan adanya pengrusakan gerbang sisi timur Polda DIY.

Baca Juga: Nasib Tukang Roti dan Suami-Istri yang Jatuh ke Lubang yang Sama, Motor Terendam di Galian Proyek Rawan Wilayah Jakut

“Meski demikian, secara umum situasi dapat kami kendalikan berkat sinergi antara petugas dengan masyarakat,” ujar Ihsan kepada media.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X