Soal Kasus Telur Rebus MBG yang Masih Berlumur Kotoran Ayam, Bupati Magetan Akui Terima Banyak Laporan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:25 WIB
Viral MBG di Magetan, menu telur rebus masih banyak kotoran ayam di kulitnya. () (Instagram/twinarsih20)
Viral MBG di Magetan, menu telur rebus masih banyak kotoran ayam di kulitnya. () (Instagram/twinarsih20)

Salah satu akun Instagram yang ikut mengunggah video tersebut, @magetanviral terlihat ada komentar yang ditinggalkan oleh pemilik video.

Tri mengungkapkan dirinya masih menyimpan telur MBG tersebut sebagai barang bukti dari unggahan viralnya.

“Masih ku simpan ini telurnya, takutnya ada yang minta bukti. Ada saksinya juga, kedua adik saya dan di video itu juga ada adik saya,” tulisnya dengan akun Instagram @twinarsih20.

Video viral yang sudah diputar lebih dari 47 ribu kali penayangan itu juga telah mendapat respons dari Bupati Magetan, Nanik Sumantri.

Baca Juga: Di Balik Polemik Awardee LPDP, Helmy Yahya Justru Cemaskan Fenomena Brain Drain yang Dinilai Tengah Marak Terjadi

“Terima kasih, sudah banyak laporan yang masuk dan akan segera ditindaklanjuti,” tulis akun resmi milik Nanik pada unggahan milik Magetan Viral.

Sentilan Keras untuk SPPG yang Membagikan MBG

Sementara itu, unggahan di Facebook milik Tri juga memberikan pesan kepada SPPG Lembeyan untuk bersikap profesional dan lebih hati-hati.

“Khusus untuk SPPG di Lembeyan mohon maaf sebelumnya. Semoga ini jadi pelajaran untuk lebih teliti, profesional dalam bekerja, ini kotoran ayam banyak bakteri dan direbus dengan banyaknya telur lain apa semua gak terkontaminasi?” tulisnya.

Tri juga menyayangkan lemahnya kontrol petugas dapur karena ukuran kotoran yang menempel cukup besar dan seharusnya terlihat saat proses pengolahan.

“Semoga kedepannya lebih baik ya kerjanya dari semua sektor pekerja masa nggak keliatan kotoran ayam segitu besarnya,” sambungnya.

Menurutnya harus ada evaluasi agar lebih baik dan teliti dalam pelaksanaan program yang kini sudah berjalan setahun itu.(*) 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X