JURNALMETROPOLITAN.com - Seorang anak berinisial FKN (8) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di sungai bendungan atau DAM Colo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Bocah berusia 8 tahun itu dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Minggu, 29 Maret 2026, dan proses pencarian masih dilakukan hingga Selasa, 31 Maret 2026, pukul 13.30 WIB.
Insiden tersebut sontak menyita perhatian sebagian publik di media sosial, terkhusus untuk memantau proses pencarian korban yang dilakukan oleh tim SAR dan warga setempat di lokasi.
Dalam unggahan Instagram @karanganyar_masakini, pada Selasa, 31 Maret 2026, dilaporkan proses pencarian terhadap FKN berlangsung dramatis.
"Pencarian ini melibatkan warga sekitar, tim SAR, BPBD Karanganyar, pihak kepolisian, serta perangkat desa dan kecamatan yang bahu-membahu menyisir berbagai titik," tulis postingan itu.
Lantas, bagaimana kronologi hilangnya korban berdasarkan laporan dari pihak keluarga? Berikut ini awal mula kejadiannya.
Saat Neneknya Terbangun Tengah Malam
Pada pukul 02.00 WIB, nenek korban bernama Mbah Suratmi terbangun dan mendapati korban sudah tidak berada di dalam rumah.
Upaya pencarian langsung dilakukan di sekitar rumah dan lingkungan, namun korban belum ditemukan.
Saat itu, kondisi pintu rumah diketahui masih terbuka beserta gembok pintu yang hilang.
Temuan Celana Korban di Lokasi
Artikel Terkait
Lirik Sholawat Badar Membuat Hanyut dalam Mahabah Kepada Rasulullah SAW
Takengon Krisis Gas LPG, Warga Kumpulkan Potongan Kayu yang Hanyut di Sungai untuk Memasak
Aksi Warga Amankan Mobil Camat Pantan Cuaca yang Hanyut di Gayo Lues, Evakuasi dengan Tali Sling