Kronologi Teror Air Keras ke Lansia di Tambun Bekasi, Bermula saat Korban Berjalan Menuju Masjid untuk Salat di

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 31 Maret 2026 | 17:52 WIB
Menyoroti insiden viral terkait aksi teror air keras terhadap lansia di Tambun, Bekasi, Jawa Barat. (Instagram.com/@bekasi.kita)
Menyoroti insiden viral terkait aksi teror air keras terhadap lansia di Tambun, Bekasi, Jawa Barat. (Instagram.com/@bekasi.kita)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan insiden teror penyiraman air keras yang dialami seorang lansia berinisial T (54) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya diketahui, insiden teror air keras terhadap lansia itu terjadi di kawasan Perumahan Bumi Sani Permai, Kecamatan Tambun Selatan, pada Senin, 30 Maret 2026.

Dalam unggahan Instagram @bekasi.kita, pada Selasa, 31 Maret 2026, terlihat rekaman CCTV yang memperlihatkan 2 orang pelaku dengan menggunakan sepeda motor yang melintas usai menyerang korban di lokasi kejadian.

Baca Juga: Viral Insiden Ledakan di Malioboro Yogyakarta yang Sebabkan 3 Orang Alami Luka Bakar Akibat Paparan Gas dari Saluran Limbah

"Peristiwa berlangsung saat korban sedang berjalan menuju masjid untuk melaksanakan salat subuh," ungkap postingan tersebut.

Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden teror air keras yang dialami seorang lansia di Tambun Selatan, Bekasi tersebut? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Aksi Teror yang Terekam CCTV

Dalam insiden ini, korban tiba-tiba dihampiri dan diserang oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) menggunakan cairan yang diduga kuat adalah air keras.

Aksi teror air keras tersebut pun terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi perumahan hingga akhirnya viral di media sosial.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diketahui berjumlah 2 orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor dan helm tertutup.

Baca Juga: 3 Poin Temuan Investigasi usai Viral Siswa TK di Pemalang Diduga Keracunan MBG, dari Menu Es Kuwut hingga Olahan Melon

Keduanya diduga sudah membuntuti korban sebelum akhirnya menyiramkan air keras ke tubuh korban dan melarikan diri.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar dan kini tengah mendapatkan perawatan medis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X