Korban Sempat Telepon Keluarga
Sebelum peristiwa nahas ini terjadi, Ismail dan Oom diketahui sempat dihubungi sang anak.
Melalui sambungan telepon, Deri disebut sempat mengaku akan dibunuh saat dalam pelarian dari tempat kerjanya di Kamboja.
"Kami sempat dihubungi dan dia mengaku tengah melarikan diri karena diancam serta dikejar-kejar oleh temannya," kata Ismail.
Pergi untuk Bantu Ekonomi Keluarga
Ismail menjelaskan, putranya berangkat ke luar negeri dengan tekad kuat membantu perekonomian keluarga.
Selain itu, Deri juga dinilai telah memiliki cita-cita menyekolahkan dan memasukkan adiknya ke pesantren.
Dalam perjalannnya, Deri diketahui sempat singgah di beberapa negara, seperti Malaysia dan Vietnam, sebelum akhirnya tiba di Kamboja.
Di negara tersebut, Deri bekerja di sebuah barber dan tinggal di sebuah asrama bersama seorang rekan sesama warga negara Indonesia.
Sampai berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian ihwal insiden tragis yang menimpa PMI di Kamboja tersebut.(*)
Artikel Terkait
Pelaku Pembunuhan Mahasiswi Keperawatan di Apartemen Berhasil Ditangkap, Ini Motifnya
Fakta Terkini Kasus Pembunuhan Bos Sawit di Inhu Riau, Jasad Hilang Misterius di Sungai Kuantan
Cucu Mpok Nori jadi Korban Pembunuhan, Kejadian Tragis Terungkap Gegara sang Ibu Datangi Rumah Jelang Subuh