Kronologi Penemuan Jasad Santri Sakabumi di Kamar Pesantren, Bermula saat 2 Orang Hendak Bangunkan untuk Salat Subuh

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 10 April 2026 | 10:00 WIB
Foto Ilustrasi - Insiden penemuan santri di Pondok Pesantren Cibeureum, Sukabumi dalam kondisi meninggal dunia di kamarnya. ((Unsplash.com/DavidvonDiemar))
Foto Ilustrasi - Insiden penemuan santri di Pondok Pesantren Cibeureum, Sukabumi dalam kondisi meninggal dunia di kamarnya. ((Unsplash.com/DavidvonDiemar))

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh 2 orang saksi yang hendak membangunkan korban untuk salat Subuh.

Namun saat tiba di kamar, korban sudah dalam kondisi tergantung di kasur tingkat menggunakan sarung.

"Mengetahui hal tersebut, saksi langsung melaporkan kepada pihak pesantren, kemudian diteruskan ke Polsek Cibeureum," ujar Ade.

Sudah Dimakamkan Pihak Keluarga

Dalam kesempatan yang sama, Ade memastikan jasad santri tersebut telah dikebumikan oleh pihak keluarga.

Baca Juga: Perkuat Pemenuhan Hak Dasar Melalui Kabupaten/Kota Kreatif, Kementerian HAM dan ICCN Jajaki Kolaborasi Global

"Saat ini sudah dimakamkan. Orang tuanya tidak membuat laporan dan penyelesaian diserahkan ke pihak Ponpes. Ada surat pernyataannya," terangnya.

Buntut dari insiden viral ini, petugas dari Polsek Cibeureum bersama tim Inafis Polres Sukabumi Kota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi juga telah dipasang dan sejumlah saksi dimintai keterangan.

Hingga berita ini terbit, penyebab pasti dalam peristiwa tragis yang dialami MIM masih diselidiki pihak kepolisian.

Di sisi lain, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat kepolisian.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X