Terlebih hal tersebut telah memicu pertanyaan di tengah masyarakat ihwal prosedur penanganan yang membutuhkan pertolongan ke pihak kepolisian setempat.
"Kami menyampaikan permohonan maaf dan saling memaafkan serta akan lebih memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi dan bantuan polisi," beber Anggiat.
Atas insiden ini, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya dilaporkan tengah memeriksa unsur kepolisian di Polsek Pasar Minggu buntut dari kasus yang dialami Warism.
Propam Akhirnya Turun Tangan
Dalam kesempatan berbeda, Kepala Bidang Propam Polda Metro Jaya, Kombes Pol Radjo Alriadi Harahap memastikan kasus ini tengah dipantau oleh pihaknya.
Radjo menegaskan, anggota Polsek Pasar Minggu yang menerima laporan terkait Warism kini tengah diperiksa.
"Kami proses untuk lakukan pemeriksaan ke Polsek Pasar Minggu terhadap anggota yang menerima informasi dari masyarakat," tegas Radjo dalam keterangannya, pada Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga: Komitmen Pemkot Bogor dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi
Hingga berita ini terbit, proses penelusuran masih terus berjalan usai kejadian yang menimpa nenek Warism picu sorotan publik di media sosial.(*)
Artikel Terkait
Kapolri : Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Terafiliasi Jaringan JAD Bandung
Ini Wajah dan Identitas Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar
Polsek Babakan Madang Tangkap Pengedar Obat Keras, Ribuan Pil Disita