Usai Komentar 'Hanya Perasaan Adik-adik Saja', MC LLC MPR di Kalbar Kini Minta Maaf Gegara Picu Kecaman Warganet

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 15 Mei 2026 | 21:30 WIB
Menyoroti penuturan MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR, Shindy Lutfiana buntut tudingan komentar negatif terhadap para peserta siswa. (Instagram.com/@jogjastudent)
Menyoroti penuturan MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR, Shindy Lutfiana buntut tudingan komentar negatif terhadap para peserta siswa. (Instagram.com/@jogjastudent)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti sosok Shindy Lutfiana sebagai pembawa acara alias Master of Ceremony (MC) dalam ajang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Sebelumnya, Shindy sempat menjadi sorotan setelah pernyataannya, 'hanya perasaan adik-adik saja' kepada peserta lomba viral di media sosial.

Pernyataan itu dilontarkan Shindy usai ramai skandal protes peserta terhadap dewan juri LCC MPR yang dianggap berat sebelah dalam memberikan penilaian.

Bahkan, akun Instagram miliknya sempat dilaporkan hilang setelah namanya ramai diperbincangkan warganet.

Baca Juga: Viral ‘Mungkin Hanya Perasaan Adik-adik Saja’, MC LCC 4 Pilar MPR RI Minta Maaf

"Shindy Lutfianan MC yang remehkan siswa 'hanya perasaan adik-adik saja', IG-nya hilang," tulis postingan Instagram @jogjastudent, pada Rabu, 13 Mei 2026.

Buntut dari kasus itu, Shindy kini akhirnya muncul ke publik dan menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang memicu kecaman warganet.

Shindy mengaku khilaf dan menyadari ucapannya tidak pantas disampaikan dalam kapasitasnya sebagai pembawa acara.

"Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya, 'hanya perasaan adik-adik saja'," ungkap Shindy dikutip dalam postingan Instagramnya, pada Rabu, 13 Mei 2026.

"Yang seharusnya tidak patut saya sampaikan dalam kapasitas saya sebagai MC pada kegiatan tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Outing Class Berujung Duka, Satu Santriwati Meninggal Dunia usai Tenggelam di Curug Kanesia Baturraden

Lantas, bagaimana hal yang disorot Shindy atas polemik yang terjadi hingga memicu kecaman publik yang mengarah padanya di jagat media sosial? Begini katanya.

Sorot Kekecewaan Peserta SMAN 1 Pontianak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X