JURNALMETROPOLITAN.com - Beredar video di media sosial yang menunjukkan insiden kecelakaan yang dialami pemotor saat melewati Jalur Perlintasan Langsung (JPL) Bedadung, Pakuhaji, Jember, Jawa Timur.
Dalam unggahan Instagram @railfanssindo, pada Kamis, 14 Mei 2026, dilaporkan KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung menabrak sepeda motor yang diduga kurang waspada.
Pengendara diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak mengurangi kecepatan sesaat sebelum kereta melintas.
"Pengendara diduga kurang waspada, tidak mengurangi kecepatan dan berhenti sejenak ketika hendak melalui perlintasan tak dijaga," tulis postingan tersebut.
Akibat kejadian tersebut, KA Sangkuriang berhenti luar biasa untuk dilakukan pemeriksaan.
"Dan kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 17.04 setelah dinyatakan aman," sambungnya.
Atas insiden ini, KAI angkat bicara atas insiden temperan yang melibatkan KA Sangkuriang di wilayah Jember tersebut.
Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden di perlintasan kereta api wilayah Jember tersebut berdasarkan penuturan KAI? Berikut ulasannya.
Pemotor Diduga Tak Kurangi Kecepatan
Secara terpisah, Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) 9, Cahyo Widiantoro melaporkan insiden bermula saat satu sepeda motor melaju dari arah selatan menuju JPL.
Artikel Terkait
Kisah Viral Bocah yang Full Senyum usai Foto di Depan Lokomotif Kereta Stasiun Tawang Semarang, Aksi Masinis Bikin Terharu
Kronologi Insiden Kereta Api Bangunkarta Anjlok di Stasiun Bumiayu, Rangkaian KA Miring pada Sisi Rel
Innalillahi, Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor!