JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial sedang hangat memperbincangkan ihwal keberanian seorang siswa SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra dalam menyampaikan pendapatnya saat Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI.
Bagi yang belum tahu, sebelumnya LCC MPR itu diadakan pada tingkat provinsi di Kalimantan Barat (Kalbar), pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Hal yang memicu kontroversi, yakni saat dewan juri memberikan nilai berbeda untuk jawaban yang sama dari dua peserta.
Saat itu, Josepha yang menjadi salah satu peserta mewakili SMAN 1 Pontianak, merasa mendapatkan perlakuan tidak adil dari dewan juri.
Sosok juri yang menuai sorotan yakni Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita Widya Budi yang sempat memberikan nilai -5 ke Grup C dari SMAN 1 Pontianak, sedangkan Grup B dari SMAN 1 Sambas diberi nilai 10.
Dyastasita sebagai juri dalam perlombaan itu juga sempat berdalih alasan 'artikulasi', yang digunakan untuk membedakan nilai peserta.
Buntut dari aksi protes itu, Josepha dan teman-temannya sebagai peserta lomba diundang anggota MPR, Rifqinizamy Karsayuda alias Rifqi ke Jakarta.
Terkini, kabarnya Josepha telah tiba di Jakarta dan bertemu langsung pejabat MPR itu, pada Rabu, 13 Mei 2026.
Dijadwalkan Bertemu Ketua MPR
Dalam unggahan Instagram pribadinya, @bang.rifqi.mrk pada hari yang sama, Rifqi menyebut Josepha datang bersama 9 temannya.
Baca Juga: Viral ‘Mungkin Hanya Perasaan Adik-adik Saja’, MC LCC 4 Pilar MPR RI Minta Maaf
"Josepha Alexandra atau Ocha dan 9 temannya 1 regu Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI dari SMA Negeri 1 Pontianak telah tiba di Jakarta," ungkap Rifqi.
Artikel Terkait
Tinjau Program MBG di Bogor, Ketua MPR RI Eddy Soeparno Bilang Begini
Dedie Rachim dan Wakil Ketua MPR RI Dorong Penguatan Koperasi