JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti sosok Anggota Komisi D DPRD Jember, Achmad Syahri yang sempat tertangkap kamera sedang asyik bermain gim atau game di tengah rapat resmi.
Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Sabtu, 16 Mei 2026, Syahri kini mengaku khilaf atas perbuatannya yang dinilai tak etis dilakukan oleh pejabat publik.
Hal itu disampaikannya usai disanksi teguran keras di sidang Majelis Kehormatan Partai Gerindra, di DPP Partai Gerindra, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat, 15 Mei 2026.
"Saya menyesal. Mungkin ada salah, saya mohon maaf," kata Syahri di hadapan awak media.
Baca Juga: Sholat Idul Adha di Kebun Raya Bogor 27 Mei 2026, Gratis Untuk Umum!!
"Mungkin itu yang bisa saya sampaikan," imbuhnya.
Sebelumnya, Syahri menjalani sidang etik setelah video dirinya bermain gim dan merokok saat rapat DPRD Jember beredar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, Syahri terlihat bermain gim yang diduga Clash of Clans sambil memegang rokok ketika rapat berlangsung.
Peristiwa itu terjadi saat Komisi D DPRD Jember menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, serta perwakilan 15 puskesmas pada Senin, 11 Mei 2026.
Lantas, bagaimana pengakuan Achmad Syahri terkait beredarnya video yang memperlihatkan dirinya asyik bermain gim di tengah rapat resmi? Berikut ulasannya.
Ngaku Khilaf dan Menyesal
Saat ditanya alasan dirinya bermain gim dan merokok ketika rapat berlangsung, Syahri mengaku khilaf.
Artikel Terkait
Jenal Mutaqin Serahkan Kembali Formulir Pendaftaran Bacawalkot, Optimis Bakal Diusung Partai Gerindra
Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD