Respons Menohok BPIP usai Viral Polemik Paskibraka yang Diduga Alami Diskriminasi hingga Gagal Seleksi ke Nasional

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:19 WIB
Menyoroti dugaan kasus diskriminasi yang dialami siswi asal Makassar Cathlyn Yvaine Lesmana dalam seleksi Paskibraka Sulsel 2026. (TikTok.com/@friska_32)
Menyoroti dugaan kasus diskriminasi yang dialami siswi asal Makassar Cathlyn Yvaine Lesmana dalam seleksi Paskibraka Sulsel 2026. (TikTok.com/@friska_32)

Fuad menyebut, proses penilaian dilakukan secara menyeluruh untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan.

"Paskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja," jelasnya.

"(Hal itu) melainkan memilih figur yang paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan," imbuh Fuad.

Soroti Akumulasi Nilai Peserta

Dalam kasus ini, Cathlyn disinyalir gagal melaju ke tingkat nasional meski mendapat nilai seleksi yang tinggi.

Terkait hal tersebut, Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta.

Baca Juga: Ihwal Kontroversi Paskibraka Cathlyn Yvaine Lesmana yang Gagal ke Tingkat Nasional, Benarkah Alami Rasisme?

Fuad menuturkan, seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten atau kota, provinsi, hingga verifikasi nasional.

Dari setiap provinsi, pihaknya akan memilih 3 pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat.

"Memang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi," beber Fuad.

"Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat," tandasnya.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak sekolah maupun otoritas berwenang ihwal dugaan diskriminasi terhadap peserta Paskibraka asal Makassar tersebut.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X