Sorotan Khusus: BNN Sebut Anak Bupati di Riau Positif Pakai Ganja, namun Hanya dari Paparan Asap

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:29 WIB
Menyoroti penuturan BNN terkait dugaan kasus narkoba yang menjerat anak Bupati Riau.  (Foto : Instagram.com/@mood.jakarta)
Menyoroti penuturan BNN terkait dugaan kasus narkoba yang menjerat anak Bupati Riau. (Foto : Instagram.com/@mood.jakarta)

 

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di Tanah Air tengah ramai menyoroti sosok AF, seorang anak dari bupati di Provinsi Riau yang diduga menyalahgunakan narkoba jenis ganja.

Kasus ini mulanya terungkap usai polisi melakukan penggerebekan di sebuah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Kapolresta Kota Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Artha menyebut AF menjadi salah satu dari total 13 orang yang terjaring razia tersebut.

"Hasil tersebut diketahui dari tes urine setelah mereka terjaring razia di sebuah tempat hiburan malam di Pekanbaru," kata Artha dikutip dalam keterangannya, pada Jumat, 29 Mei 2026.

Para Tersangka Positif Ganja dan Etomidate

Dalam keterangannya, Artha menuturkan, AF dinyatakan positif narkoba berupa ganja dan etomidate.

Baca Juga: UMB Somasi Elfiany Syafruddin Usai Dicatut dalam Dugaan Penelitian Palsu Bersama Rifaldy Fajar cs

Selain AF, terdapat seorang selebgram berinisial SA yang juga disebut positif narkoba serupa.

Artha menerangkan, tim menemukan dugaan penyalahgunaan narkoba di salah satu ruangan tempat hiburan malam.

"Petugas kemudian mengamankan total sebanyak 13 orang," sebutnya.

Setelah itu, mereka kemudian menjalani tes urine di Rumah Sakit Bhayangkara, dengan hasil seluruhnya positif.

Beberapa orang yang tertangkap lainnya, berinisial KS (32), RR (22), GSA (23), TT (28), AF (21), MAY (24), FTR (22), IMF (22), MA (23), NR (23), SAP (22), SA (23), dan ALS (23).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X