Menurut Rahmad, sejumlah bukti teknis telah dikumpulkan dan tengah dianalisis lebih lanjut.
Kantongi Indikasi Pelaku, Siap Laporkan Ke Pihak Berwajib
Agus menegaskan Promedia tidak akan tinggal diam apabila serangan-serangan tersebut terus berlangsung.
"Promedia bersama pemilik media yang terdampak sedang mempertimbangkan langkah hukum. Kami juga telah mengumpulkan berbagai bukti teknis dan mengantongi sejumlah indikasi yang sedang kami dalami," tegasnya.
Ia menambahkan, kebebasan pers dan hak masyarakat memperoleh informasi tidak boleh dikalahkan oleh upaya intimidasi dalam bentuk apa pun.
"Perbedaan pendapat terhadap sebuah pemberitaan harus diselesaikan melalui mekanisme yang tersedia. Bukan dengan membungkam media melalui serangan siber," kata Agus.(*)
Artikel Terkait
Cerita Penerima Manfaat Kolaborasi Promedia dan SKI di Kranji Kota Bekasi Lewat Program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’
Diskusi Bersama PT Taspen, CEO Promedia Ungkap Pentingnya Kreativitas Media di Tengah Persaingan Dunia Digital
Bincang Seru Promedia Group dan Mahasiswa UNJ di BRI CoreLab 2026: Bahas Industri Konten di Era Media Sosial