Pernah Digiatkan Nanik Deyang, Aksi Sidak-sidak ke Dapur MBG Kini Berlanjut di era Kepala BGN Sudaryono

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 31 Juli 2026 | 10:17 WIB
Menyoroti aksi bersih-bersih era Kepala BGN, Sudaryono hingga Nanik Deyang usai lembaga tersebut dibayangi skandal korupsi tata kelola MBG. (Dok. BGN)
Menyoroti aksi bersih-bersih era Kepala BGN, Sudaryono hingga Nanik Deyang usai lembaga tersebut dibayangi skandal korupsi tata kelola MBG. (Dok. BGN)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti inspeksi mendadak alias sidak yang dilakukan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono ke 2 titik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bogor, Jawa Barat.

Aksi sidak ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bogor itu dibagikan langsung oleh Sudaryono melalui akun Instagram resminya, @sudaru_sudaryono, pada Jumat, 24 Juli 2026.

"Jam 3 pagi di Bogor. Saya sidak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Pasir Kuda 03," ujar Sudaryono.

Sudaryono menyebut, sidak dilakukan untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan dalam program MBG memenuhi standar kebersihan, sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Bali Mulai Digunakan, Menteri PU Pastikan Fasilitas Dukung Siswa Belajar

"Melihat proses masak makanan buat anak-anak kita. Pegawai kaget melihat kedatangan kami," sambungnya.

Aksi sidak itu sontak menuai perhatian sebagian kalangan, lantaran sebelumnya aksi sidak-sidak ke Dapur MBG tersebut juga pernah digiatkan Nanik Deyang, selama menjabat sebagai Kepala BGN.

Lantas, bagaimana penuturan Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru atas temuannya dalam aksi sidak di sejumlah SPPG Bogor tersebut? Begini katanya.

Dicurhati Kepala SPPG Ihwal Distribusi MBG

Pada momen itu, Sudaryono mengungkapkan percakapannya dengan Kepala SPPG Pasir Kuda, Bogor.

Mulanya, Sudaryo mengungkap, Kepala SPPG tersebut mengaku kerepotan lantaran harus mengirim paket MBG ke banyak tempat di wilayahnya.

Baca Juga: Kades di Bengkulu Tersandung Korupsi Rp577 Juta, Diduga Palsukan Dokumen demi Bisa Bayar Utang Pribadi

"Tadi yang dapur pertama, dia mengirimkan porsinya 2.800-an porsi," kata Sudaryono.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X