Viral Aksi Siswa SMAN 1 Solok Selatan Kibarkan Banner ‘Stop Penyimpangan’ usai Upacara, Desak Hentikan Penyimpangan di Lingkungan Sekolah

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 31 Juli 2026 | 21:25 WIB
Viral aksi siswa SMAN 1 Solok Selatan demo di lapangan sekolah. (Instagram/infosolsel)
Viral aksi siswa SMAN 1 Solok Selatan demo di lapangan sekolah. (Instagram/infosolsel)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Media sosial tengah ramai dengan video aksi demo yang dilakukan siswa SMAN 1 Solok Selatan di lingkungan sekolahnya sendiri.

Video viral tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infosolsel yang menunjukkan sejumlah siswa mengangkat banner bertuliskan, “Stop Penyimpangan.”

Aksi demo siswa dilakukan usai diduga ada oknum guru olahraga yang melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap anak didiknya sendiri.

Video yang viral itu disebut-sebut diambil usai upacara bendera pada Senin, 27 Juli 2026 di lapangan sekolah.

Baca Juga: Ramai Sayembara Tangkap Begal KDM, Mahfud MD Ingatkan soal Peran Negara di Masyarakat

“Cuplikan demo di SMAN 1 Solok Selatan yang menuntut oknum guru olahraga yang diduga melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap murid,” tulis keterangan dalam video yang diunggah pada Selasa, 28 Juli 2026.

Dugaan Tersebarnya Chat dan Penyimpangan Seksual

Lebih lanjut, menurut keterangan unggahan di akun X atau yang dulunya Twitter, @NTRL_id, menyebut bahwa oknum guru melakukan perbuatan tak menyenangkan terhadap murid laki-laki.

“Salah satu siswa menuturkan adanya dugaan pelecehan seksual menyimpang dari seorang oknum guru terhadap siswa laki laki di sekolah,” tulis keterangan akun tersebut, dikutip pada Rabu, 29 Juli 2026.

Baca Juga: Kades Ungkap Obrolan Satpam Jatiluhur dengan Anggota Geng Motor, Sebut Tak Ada Cekcok yang Terjadi

“Ditambah terkait dugaan beredar di kalangan warga sekolah sebuah chat seorang oknum guru kepada siswa yang membuat siswa menjadi jengah,” lanjutnya.

Unggahan tersebut juga mengklaim bahwa perilaku itu sudah bertahun-tahun terjadi di lingkungan sekolah.

Sementara dalam video, terdengar imbauan melalui pengeras suara kepada 5 orang perwakilan siswa untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pihak sekolah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X