"Jadi sekarang finalnya. Lawan ya tuan rumah lah, anak perusahaan dari kementerian keuangan, karena penyelenggaranya kan PT SEG. Kita mengalahkan SMI, 6-2," kata Eko.
Eko menilai kehadiran fasilitas padel seperti Klub Bogor Raya Padel turut memperkuat perkembangan olahraga tersebut di Kota Bogor. Menurutnya, padel tidak hanya berpotensi menjadi olahraga prestasi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai olahraga rekreasi dan bagian dari sport tourism.
Sementara itu, PT SEG berencana menjadikan turnamen sebagai agenda rutin. Leo menyebut Padel Raya merupakan agenda perdana dan ke depan ditargetkan dapat digelar minimal satu kali dalam setahun.
"Memang agenda perdana kita, dan rencananya kita akan rutin minimal setahun sekali lah," ujarnya.
Klub Bogor Raya Padel sendiri dikembangkan PT SEG dengan konsep sport hub. Selain lapangan padel, kawasan tersebut terintegrasi dengan kolam renang, sport club, kafe dan gazebo, lapangan tenis, serta lapangan basket. Ke depan, PT SEG juga berencana menambah fasilitas lapangan pickleball.
"Jadi one stop sport," kata Leo.
Baca Juga: Dedie Rachim Lepas Kafilah Zikir dan Doa Kebangsaan Kota Bogor ke Monas
Turnamen Padel Raya juga menyediakan hadiah uang tunai sebesar Rp20 juta untuk juara pertama, Rp15 juta bagi juara kedua, dan Rp10 juta untuk juara ketiga. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp45 juta.
Melalui penyelenggaraan Padel Raya dan pengembangan Klub Bogor Raya Padel, PT SEG tidak hanya memperkenalkan fasilitas olahraga baru, tetapi juga membuka ruang bagi kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai stakeholder melalui olahraga.(*)
Artikel Terkait
Gelar Buka Puasa Bersama, PT SEG juga Berbagi dengan Anak Yatim
PT SEG Dukung Bogor Comedy Tour, Ballroom Klub Bogor Raya Dipadati 400 Penonton
PT SEG Perluas Perlindungan Pekerja Rentan, Biayai Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Lewat Program CSR