Soal Bayi Tertukar di Bogor, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 12 Agustus 2023 | 07:00 WIB
RS Sentosa yang berlokasi di Kemang, Kabupaten Bogor disorot lantaran adanya kasus bayi tertukar. (Facebook RS Sentosa Bogor )
RS Sentosa yang berlokasi di Kemang, Kabupaten Bogor disorot lantaran adanya kasus bayi tertukar. (Facebook RS Sentosa Bogor )

 

JURNALMETROPOLITAN.com -- Kasus viral bayi tertukar di Bogor hingga kurun waktu setahun memang menjadi perhatian masyarakat dan berbagai pihak

Menanggapi hal tersebut, pihak Rumah Sakit (RS) Sentosa Bogor akhirnya buka suara

Legal RS Sentosa Bogor, Gregg Djako menuturkan, pihaknya langsung bergerak cepat sesaat setelah mendapatkan laporan tersebut

Baca Juga: Kota Bogor Resmi Jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Beladiri Nasional

"Waktu kemudian kasus ini sampai ke rumah sakit, rumah sakit tidak tinggal diam. Pihak Rumah sakit kemudian langsung ambil inisiatif memanggil Ibu Siti, memeriksa dokumen, semuanya," katanya, Jumat 11 Agustus 2023

Gregg menegaskan, bahwa semuanya sudah melalui prosedur. Dia juga mengatakan, pihak RS Sentosa baru tahu persoalan tersebut pada Mei 2023 lalu

"Tapi kemudian bulan Mei, untuk kemudian meyakinkan, kita kemudian penasaran, kita rapat. Rumah sakit sehari setelah tahu, langsung rapat manajemen semuanya. Kemudian memanggil Ibu Siti, lalu rumah sakit melakukan langkah awal, melakukan tes darah. Artinya apa? Rumah sakit itu cepat geraknya," jelasnya

Baca Juga: Viral Video Tawuran di Media Sosial, 11 Orang Pelaku Diciduk Polisi

Gregg juga membantah, bahwa pihak RS angkat tangan terhadap kasus tersebut sehingga terkesan tidak mengambil tindakan

"Jadi saya bantah kalau rumah sakit dianggap mendiamkan, satu tahun kan terkesan mendiamkan, tidak ada itu," pungkasnya

Bahkan, Gregg juga mengaku bahwa pihaknya yang mengambil langkah untuk melakukan tes darah terhadap orang tua bayi tersebut

Baca Juga: Dianggap Hewan Pengganggu, Berikut Cara Penanganan Hama Tikus

"Jadi bulan Mei kemarin manajemen tahu ini. Kita kemudian mengambil alih, saya langsung informasikan di bulan Mei setelah itu kita langsung tes darah," tandasnya. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X