JURNALMETROPOLITAN.com - Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso melakukan pengecekan Kampung bebas Narkoba, UMKM dan penanaman pohon di Kampung Bebas Naroba Gg Madrasah RT 02 RW 01 Kel. Cikaret Kec. Bogor Selatan Kota Bogor, pada Senin 14 Agustus 2023.
Pengecekan Kampung Bebas Narkoba oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso karena Kampung tersebut menjadi percontohan karena dinilai rawan penyalahgunaan atau peredaran narkoba yang tujuannya agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
"Dalam mewujudkan Kampung Bebas Narkoba ini jajaran Kepolisian dengan pemerintah desa, kecamatan, TNI, juga masyarakat akan berupaya bersama-sama dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba," ucap Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso, Senin 14 Agustus 2023
Baca Juga: Gelar Operasi Kos Kosan di Bogor, Petugas Angkut 9 Remaja
Kombes Bismo menerangkan, program tersebut merupakan upaya yang dilakukan pihak kepolisian untuk mencegah peredaran narkoba
"Program ini adalah untuk melakukan upaya preventif dan preemtif pencegahan peredaran narkoba dan juga melakukan penyuluhan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) dan upaya-upaya terakhir akan melakukan penegakan hukum bagi penyalahgunaan narkoba," terangnya
Selain itu, kegiatan tersebut juga dianggap sebagai cara untuk memberdayakan produktifitas masyarakat dalam kehidupan sehari hari
Baca Juga: Kirab Merah Putih, Bentuk Nyata Menjaga Pancasila dan NKRI
"Kegiatan ini merupakan bagian dari pemberdayaan daerah yang kurang produktif menjadi produktif dengan penanaman berbagai pohon yang berbuah seperti duren mangga jambu pete dan lain sebagainya sumbangan dari Kementerian Lingkungan Hidup sebanyak 300 pohon," jelasnya
Sehingga, kegiatan tersebut diharapkan dapat merubah para pelaku pelaku yang menyalahgunakan obat obatan terlarang untuk bisa melakukan kegiatan kegiatan positif
"Kampung bebas narkoba ini hasil dari masyarakat berkolaborasi bersama, yang dari banyak pengguna narkoba kemudian banyak bandar narkoba ini memiliki semangat untuk merubah menjadi hal-hal yang lebih bermanfaat dan produktif ada dari segi ekonomi usaha seperti Perternakan domba dan ayam, Perkebunan tanaman-tanaman yang produktif dan Produk UMKM tas, sepatu dan sandal anak-anak," sambungnya
Baca Juga: Dianggap Sudah Tak Ideal, Indeks Kemacetan di Jabodetabek Sentuh Angka 53 Persen
Artikel Terkait
Viral Video Tawuran di Media Sosial, 11 Orang Pelaku Diciduk Polisi
Kota Bogor Resmi Jadi Tuan Rumah Pekan Olahraga Beladiri Nasional
Viral Kasus Bayi Tertukar di Bogor, Ini Kronologis Lengkapnya
Orang Tua Bayi yang Diduga Tertukar Akhirnya Membuat Aduan ke Polisi, Ini Kata Pihak Terkait
Soal Bayi Tertukar di Bogor, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit