JURNALMETROPOLITAN.com -- Pihak kepolisian masih aktif mencari tersangka pembunuh seorang wanita di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, yang kejadian terjadi pada tanggal 23 September 2023 lalu
Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Rizka Fadhila, hingga hari Senin tanggal 25 September 2023, pihaknya telah memeriksa enam saksi terkait kasus ini. Dia juga menyatakan bahwa mereka akan terus melakukan pemeriksaan saksi pada hari yang sama.
“Hari ini juga masih akan dilakukan pemeriksaan saksi,”ujarnya
Rizka mengonfirmasi bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi tersangka pembunuh wanita tersebut dan masih berusaha untuk menangkapnya. Namun, dia tidak dapat memberikan informasi yang jelas tentang siapa tersangka itu, hubungannya dengan korban, atau motif di balik tindakan pembunuhan tersebut. Dia menegaskan bahwa asumsi tidak boleh dibuat, dan semua informasi pasti akan diungkap setelah penangkapan tersangka dan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Wanita di Bogor, Video Korban Bersimbah Darah Viral di Media Sosial!
“Tidak bisa berasumsi, keterangan pasti setelah pelaku tertangkap dan memberikan keterangan,” jelasnya
Sebelumnya, korban ditemukan oleh warga dalam kondisi hidup tetapi dengan luka berat pada pukul 01.00 WIB di suatu area yang sepi.
Tim patroli segera membawa korban ke Rumah Sakit Islam Bogor untuk mendapatkan pertolongan medis, tetapi sayangnya, korban meninggal setibanya di rumah sakit.
Rizka berpendapat bahwa dalam situasi darurat seperti itu, warga seharusnya memberikan pertolongan pertama sehingga korban bisa mendapat bantuan medis secepat mungkin.
Baca Juga: Tuai Kritik, Ternyata Ini Alasan Kementan Pilih Lesti Kejora Jadi Duta Petani Milenial
“Ketika kondisi sangat urgent atau kritis bisa segera dilakukan pertolongan untuk mendapatkan pertolongan sesegera mungkin,” pungkasnya
Sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga pada Sabtu 23 September 2023 malam, jasad korban dilakukan otopsi terlebih dahulu di RS Polri Kramat Jati Jakarta. Namun, hasil otopsi hingga kini belum dapat diketahui
“Hasil resmi otopsi masih belum keluar,” singkatnya. (*)