Baca Juga: Wali Kota Bogor Dedie Rachim Ajarkan Masyarakat untuk Sayangi Lansia
Ia menyampaikan bahwa kongres membahas banyak topik penting, salah satunya terkait functional food component atau komponen fungsional pada pangan yang berperan dalam mencegah berbagai penyakit.
Hardinsyah menambahkan bahwa salah satu fokus dari kongres ini adalah bagaimana memanfaatkan makanan sehari-hari, seperti kunyit dan jahe, sebagai pencegah penyakit.
“Kegiatan ini di Kota Bogor, karena kami ingin peserta tahu bahwa Bogor punya keindahan dan potensi besar, termasuk dalam pangan dan gizi,” ungkapnya.
Baca Juga: Mengenal Mayjen Deddy Suryadi, Eks Ajudan Joko Widodo yang Jadi Pangdam Jaya
Sementara itu, Pendiri International College of Nutrition, Prof. Ram B. Singh, menyampaikan kekagumannya terhadap potensi pangan lokal Indonesia.
“Saya tidak menyangka Indonesia memiliki makanan dengan komponen fungsional yang begitu besar manfaatnya. Tempe misalnya, adalah salah satu makanan paling bernutrisi yang bisa menjadi contoh global,” kata Signh.
Sighn menyampaikan bahwa Indonesia akan bisa memimpin dunia lewat perkembangan gizi dan nutrisi dalam olahan makanan khas Indonesia yang harus disebarluaskan ke seluruh dunia.
“Saya percaya Indonesia akan memimpin dunia dalam pengembangan pangan bergizi,” tutupnya.(*)